peezycoineth.vip

Sinergi pemda dan DPRD, Bupati Barut tegaskan pertanggungjawaban APBD 2025 berjalan lancar

2026-07-20 09:39

Sinergi pemda dan DPRD, Bupati Barut tegaskan pertanggungjawaban APBD 2025 berjalan lancar

Senin, 20 Juli 2026 16:39 WIB

Image Print

Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekda Muhlis saat memberikan keterangan pers usai rapat paripurna DPRD terkait pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2025, di gedung DPRD setempat, Muara Teweh, Senin (20/7/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin memastikan proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Barito Utara.

Pernyataan tersebut disampaikan bupati saat diwawancarai sejumlah awak media usai menghadiri Rapat Paripurna III Masa Sidang III DPRD Kabupaten Barito Utara dalam agenda penyampaian jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Barito Utara, Muara Teweh, Senin.

Didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis, Bupati mengatakan pemerintah daerah terus berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan pembahasan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

"Alhamdulillah, pembahasannya berjalan baik. Hal-hal yang menjadi perhatian sifatnya masih biasa dan dapat diselesaikan. Masih ada Silpa, namun tidak terlalu menjadi persoalan. Kita juga mempercepat jadwal agar sesuai dengan ketentuan dan arahan pemerintah pusat," kata Shalahuddin.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang terjalin antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci kelancaran pembahasan pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025.

"Kolaborasi dengan DPRD sangat baik. Mereka mendukung karena apa yang kita bangun semuanya untuk kepentingan masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan, sebagian besar alokasi anggaran pembangunan justru diarahkan untuk pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, termasuk pembangunan jembatan, jalan, dan fasilitas penunjang lainnya.

"Kalau melihat fakta di lapangan, anggaran pembangunan banyak di desa. Contohnya pembangunan jembatan dan infrastruktur lainnya. Mungkin yang berkomentar di media sosial tidak pernah melihat langsung kondisi di desa," tegasnya.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga telah menyiapkan tiga unit alat berat untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan maupun infrastruktur lainnya.

Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.