peezycoineth.vip

Sinyal Dominasi Baru Panjat Tebing Indonesia, Ardana Cikal Saingi Eropa dan Jepang di Nomor Boulder

2026-07-25 08:29

AKURAT.CO, Kejutan manis kembali tercipta dari panggung panjat tebing dunia. Pemanjat muda Indonesia, Ardana Cikal Damarwulan, sukses mengukir sejarah usai menembus babak final nomor boulder U-17 pada ajang World Climbing Youth Championship 2026 di Arco, Italia.

Capaian ini di Kejuaraan Panjat Tebing Junior ini menjadi tonggak sejarah baru bagi olahraga panjat tebing tanah air.

Pasalnya, ini adalah kali pertama wakil Indonesia berhasil menembus partai puncak nomor boulder dalam ajang kompetisi internasional.

Perjalanan Cikal menuju babak final dipenuhi aksi impresif sejak fase kualifikasi hingga semifinal pada Jumat (24/7/2026).

Tampil tenang dan presisi, atlet muda Indonesia ini mengamankan peringkat keenam di semifinal dengan raihan 69,5 poin, yang sekaligus mengunci tiket final bersama tujuh pemanjat terbaik dunia lainnya.

Di partai puncak, Cikal berjuang ekstra keras mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

https://www.akurat.co/arena/875725/atlet-muda-indonesia-haddan-malik-sabet-perak-di-kejuaraan-dunia-panjat-tebing-2026

Meski harus puas mengakhiri kompetisi di peringkat ketujuh usai mengumpulkan total skor 19,9, pencapaian ini tetap menjadi sinyal positif bagi masa depan panjat tebing Indonesia.

Pada nomor boulder U-17, dominasi Jepang masih belum tergoyahkan. Kazuki Nakata sukses menyabet medali emas dengan skor fantastis 99,3, disusul kompatriotnya Taketo Saiki yang meraih perak (74,7 poin).

Sementara medali perunggu diamankan atlet Korea Selatan, Hayool Lee, dengan raihan 59,5 poin.

Pelatih Lead Panjat Tebing Indonesia, Amri, merasa bangga atas dobrakan yang dibuat anak didiknya.

Ia menilai pencapaian Cikal menjadi bukti nyata bahwa potensi Indonesia di nomor boulder mulai sejajar dengan dominasi negara-negara Asia Timur dan Eropa.

"Ini sangat menggembirakan sekaligus menjadi sinyal bahwa kita (Indonesia) memiliki potensi di nomor boulder yang selama ini dianggap tertinggal dibanding Jepang dan negara-negara Eropa," kata Amri melalui keterangan resminya.

Prestasi Cikal melengkapi torehan manis kontingen Merah Putih dalam kejuaraan yang berlangsung pada 18–25 Juli 2026 ini.

Sebelumnya, rekan satu tim Cikal, Haddan Malik Baqmuhyibar, yang turun di nomor speed U-19 putra, sudah lebih dulu mengamankan medali perak untuk Indonesia.

Langkah Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menerjunkan Cikal dan Haddan ke ajang bergengsi ini terbukti membuahkan hasil manis.

Selain membawa pulang prestasi, kompetisi ini menjadi sarana krusial dalam mempertebal jam terbang serta menggembleng mental bertanding para pemanjat tebing muda Indonesia.