peezycoineth.vip

Soal Gagasan Buka Rekening Massal, Ini Kata Purbaya

2026-09-10 12:21

AKURAT.CO Rencana pemerintah membuka rekening secara massal bagi masyarakat belum memiliki angka anggaran yang pasti.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyebut proyeksi kebutuhan dana Rp11 triliun yang sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto masih sebatas perhitungan awal.

Purbaya mengatakan Kementerian Keuangan belum menghitung secara rinci kebutuhan anggaran untuk program tersebut. Karena itu, angka Rp11 triliun belum dapat disebut sebagai anggaran yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Membaca Gagasan Prabowo tentang Rekening untuk Semua Warga

“Belum (ditetapkan) sebesar Rp11 triliun. Ini anggarannya masih belum dihitung,” kata Purbaya kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis.

Sebelumnya, Airlangga menyampaikan pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran pembukaan rekening massal mencapai sekitar US$600 juta atau setara Rp11 triliun.

Perhitungan itu didasarkan pada asumsi sekitar 200 juta penduduk yang menjadi target program.

Namun, asumsi jumlah penerima tersebut kemudian dipertanyakan oleh Purbaya. Menurut dia, sasaran utama program pembukaan rekening massal adalah masyarakat yang memasuki usia 17 tahun dan baru memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Dengan demikian, tidak serta-merta seluruh masyarakat yang belum atau sudah memiliki rekening akan menjadi penerima program.

“Yang jelas itu semua angka masih kasar. Nanti setelah itu dihitung betul seperti apa,” ujar Purbaya.

Baca Juga: Setahun Jadi Menkeu, Ini Gebrakan Fiskal Purbaya

Purbaya juga menyoroti asumsi 200 juta penduduk yang digunakan dalam perhitungan awal. Jika angka tersebut dijadikan sasaran, sekitar 80 juta di antaranya diperkirakan berusia di bawah 17 tahun.

“200 juta (masyarakat), berarti (sekitar) 80 juta yang di bawah 17 tahun. Kita lihat seperti apa penduduknya, saya belum lihat,” katanya.