peezycoineth.vip

Suahasil Beberkan Tiga Strategi Pemerintah Perkuat APBN, Simak Paparannya

2026-09-23 10:56

Rabu, 23 September 2026 - 17:56 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menyatakan, pemerintah telah menyiapkan 3 strategi fiskal untuk memperkuat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga

“Strategi fiskal kami tetap memiliki tiga strategi fiskal yang besar,” kata Suahasil dalam acara ANTARA Business Forum (ABF) 2026 di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu, 23 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertama, mengoptimalkan pengumpulan penerimaan negara serta meningkatkan rasio pajak (tax ratio).

Baca Juga

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara

Photo :

  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Strategi itu diwujudkan melalui upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperluas basis pajak, serta memastikan implementasi Coretax berjalan secara efektif.

Baca Juga

Suahasil menyebut, sebagian wajib pajak mengaku memiliki pengalaman yang lebih mudah dalam melaporkan kewajiban perpajakan. Misalnya soal wajib pajak tak lagi perlu mengejar bukti potong dari pemberi kerja, lantaran bukti potong sudah tersedia di dalam sistem Coretax.

“Ini akan mempermudah para wajib pajak kita menunaikan pelaporan yang cepat dan efektif,” ujar Suahasil.

Ke depan, Pemerintah juga akan terus menyelaraskan sistem perpajakan dengan perkembangan global dan ekonomi digital, serta mengoptimalkan penerimaan dari berbagai sumber.

Kedua, meningkatkan kualitas belanja. Menkeu Suahasil menggarisbawahi bahwa APBN juga harus mempertajam belanja dengan meningkatkan efisiensi serta ketepatan sasaran belanja.

Artinya, efisiensi belanja negara bukan hanya bersifat memotong anggaran, tetapi memastikan anggaran tersalurkan ke program-program penting yang dapat mendorong pertumbuhan, meningkatkan kesejahteraan, serta mendukung program prioritas nasional.

Aspek lain yang juga menjadi perhatian yaitu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui harmonisasi kebijakan.

Menurut Suahasil, cara pandang terhadap hal tersebut perlu dimaknai sebagai APBN dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan satu kesatuan dari peran negara dalam menyentuh kehidupan masyarakat dan membuatnya menjadi lebih baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan itu penting untuk menjadi strategi terakhir, yaitu pembiayaan inovatif. Ketika APBN didesain untuk terus ekspansif, maka, Suahasil mengatakan, pembiayaan juga harus dilakukan dengan makin inovatif.

“Kami mengeluarkan berbagai macam pembiayaan yang lebih inovatif supaya bisa berperan menjaga kesehatan APBN,” ujarnya. (Ant).

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara

Suahasil Pede Insentif Pajak 2026 Capai Rp576,4 Triliun

Suahasil menyatakan insentif perpajakan pada tahun anggaran 2026 diperkirakan akan mencapai Rp576,4 T, setara dengan 2,24 persen terhadap produk domestik bruto (PDB)

VIVA.co.id

23 September 2026