peezycoineth.vip

Sujiwo ingatkan kafilah MTQ utamakan ikhtiar dan tawakal - ANTARA News Kalimantan Barat

2026-07-30 14:18

Pontianak (ANTARA) - Bupati Kubu Raya Sujiwo mengingatkan kepada kafilah kabupaten itu agar tampil maksimal tanpa terbebani ambisi berlebihan saat Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.   

"Kita ingin adik-adik qari dan qariah tampil lepas tanpa beban. Laksanakan ikhtiar terbaik di arena musabaqah, sedangkan hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT melalui sikap tawakal," kata Sujiwo usai melepas kafilah Kubu Raya yang akan mengikuti ajang MTQ tingkat Kalbar di Kayong Utara, Rabu.

Ia mengatakan persiapan Kubu Raya menghadapi MTQ ke-34 pada 1-9 Agustus 2026 telah dilakukan secara matang karena pembinaan peserta berlangsung secara berkelanjutan setiap tahun.

Menurut Sujiwo, penyelenggaraan MTQ yang rutin menjadi momentum bagi daerah untuk terus mempersiapkan qari dan qariah sehingga Kubu Raya selalu siap mengikuti ajang syiar Islam tingkat provinsi tersebut.

"Persiapan kita sudah cukup matang, karena MTQ ini diselenggarakan setiap tahun. Jadi secara otomatis kita selalu menyiapkan diri," ujarnya.

Meski meminta peserta tidak terbebani target, Sujiwo menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tetap menargetkan prestasi terbaik dengan minimal mempertahankan posisi tiga besar yang selama ini berhasil diraih.

"Kalau target, paling tidak kita ingin tiga besar. Selama ini kita selalu tiga besar, bahkan pernah menjadi runner-up. Tentu harapannya bisa menjadi juara umum," katanya.  

Ia mengingatkan target tersebut tidak boleh menjadi tekanan psikologis bagi seluruh anggota kafilah sehingga dapat mengganggu penampilan saat mengikuti perlombaan.

"Tapi kita tidak bisa memaksakan juga. Yang penting adik-adik qari dan qariah melaksanakan tugasnya dengan baik, setelah itu hasilnya kita serahkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Bertawakal," katanya.

MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat akan diikuti kafilah dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat sebagai ajang pembinaan sekaligus syiar Islam.

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.