Sulawesi Tengah salurkan bantuan sarana prasarana perikanan tangkap
Sulawesi Tengah salurkan bantuan sarana prasarana perikanan tangkap
Jumat, 11 September 2026 13:27 WIB
Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulteng Mohammad Syafar. ANTARA/Fauzi Lamboka
Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan berbagai bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap kepada masyarakat untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Dua tahun terakhir ini, kami menyalurkan bantuan sarana prasarana perikanan tangkap kepada 51 rumah tangga dengan harapan ke depan bisa meningkatkan produksi perikanan tangkap,” kata Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulteng Mohammad Syafar di Palu, Jumat.
Ia menjelaskan DKP Sulteng menyalurkan bantuan sarana prasarana perikanan tangkap senilai Rp2,26 miliar kepada 51 rumah tangga dalam upaya penanggulangan kemiskinan.
Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan sarana prasarana perikanan kepada 114 kelompok nelayan dengan anggaran mencapai Rp13,20 miliar untuk meningkatkan produksi perikanan tangkap.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga memberikan bantuan dalam bentuk bantuan armada berupa bantuan motor tempel sebanyak 4.754 unit dan bantuan perahu tanpa motor sebanyak 1.610 unit yang tersebar di 12 kabupaten/kota.
"Kami juga menyiapkan bantuan kapal motor sebanyak 150 unit berukuran 5 gross tonnage (GT) untuk mendukung aktivitas nelayan," ujarnya.
Ia mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk memperkuat sarana produksi nelayan sehingga dapat meningkatkan kemampuan penangkapan ikan dan hasil tangkapan.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Berani Tangkap Banyak yang menjadi bagian dari Berani Makmur, dengan sasaran kelompok nelayan dan masyarakat yang membutuhkan dukungan sarana produksi.
Ia mengharapkan bantuan tersebut dapat mendorong peningkatan produksi perikanan tangkap sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Berdasarkan data DKP Sulteng, produksi perikanan tangkap pada 2025 tercatat sebanyak 328.393,08 ton, meningkat sekitar 20,8 persen dibandingkan produksi pada 2024 yang mencapai 271.865,95 ton.
Produksi perikanan tangkap tertinggi pada 2025, yakni Kabupaten Donggala sebanyak 80.180,70 ton, disusul Kabupaten Morowali 40.225,30 ton, Banggai Laut 37.438,88 ton, Parigi Moutong 31.534,10 ton, dan Banggai 29.240,50 ton.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026