Sulteng bantu 23 RT miskin di dua kabupaten budi daya perikanan
Sulteng bantu 23 RT miskin di dua kabupaten budi daya perikanan
Sabtu, 12 September 2026 13:36 WIB
Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah Mohammad Syafar. ANTARA/Fauzi Lamboka
Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengalokasikan anggaran Rp345 juta untuk membantu 23 rumah tangga miskin di Kabupaten Banggai Kepulauan dan Banggai Laut mengembangkan budi daya perikanan sebagai upaya penanggulangan kemiskinan.
“Dalam rangka penanggulangan kemiskinan di bidang budi daya, selama dua tahun terakhir kami memperoleh anggaran sebesar Rp345 juta untuk 23 rumah tangga miskin,” kata Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah Mohammad Syafar di Palu, Sabtu.
Ia menjelaskan bantuan tersebut menyasar masyarakat miskin berdasarkan desil 1 dan 2 dengan fokus pada pengembangan budidaya rumput laut di Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.
Menurut dia, pengembangan budi daya rumput laut di dua wilayah tersebut telah menjadi sasaran program pemerintah selama lima tahun terakhir dengan menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia mengatakan selain rumput laut, pemerintah daerah juga mengembangkan budi daya air tawar melalui sistem bioflok yang menyasar kelompok masyarakat, serta budi daya air payau dan laut yang masih terbatas di sejumlah kabupaten.
Ia mengatakan program tersebut untuk meningkatkan produktivitas perikanan budi daya sekaligus mendorong masyarakat memperoleh sumber pendapatan dari sektor perikanan.
DKP Provinsi Sulawesi Tengah juga menyalurkan bantuan senilai Rp3,74 miliar kepada 46 kelompok budi daya untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat di sektor tersebut.
Selain itu, bantuan sarana pengolahan dan pemasaran sebesar Rp1,07 miliar kepada 23 kelompok sebagai dukungan terhadap pengembangan usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
Ia mengatakan berbagai dukungan tersebut merupakan bagian dari program Berani Makmur yang digagas Pemprov Sulteng untuk mengembangkan sektor perikanan.
Selain itu, untuk mendorong peningkatan produksi, pengolahan, dan pemasaran hasil perikanan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026