Sumur bor pertanian jadi solusi air bersih saat kemarau di Jambi - ANTARA News Jambi
Muaro Jambi, Jambi (ANTARA) - Ratusan warga Desa Sarang Burung Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) Kabupaten Muaro Jambi memanfaatkan sumur bor pertanian sebagai solusi air bersih saat musim kemarau yang tengah melanda wilayah tersebut dalam dua bulan terakhir.
"Semenjak kemarau kami pakai air ini untuk kebutuhan rumah, untuk masak juga untuk air minum. Air bagus, jernih," ungkap Alfiani warga Desa Sarang Burung, Muaro Jambi, Minggu.
Menurut dia, sumur bor pertanian dibangun untuk mengaliri air ke lahan pertanian milik warga Sarang Burung.
Namun, akibat sumber air dari sumur milik warga mengering, akhirnya warga memanfaatkan sumur bantuan pemerintah tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci hingga konsumsi rumah tangga.
"Sumur ini membantu, tidak ada masalah lagi saat kemarau, jadi sudah aman," jelasnya.
Maskinah, warga lainnya menambahkan, selain sumur bor pertanian, saat ini masyarakat Desa Sarang Burung telah menggunakan sumur bor bantuan program TNI-AD Manunggal Air yang dibangun awal tahun lalu.
Menurut dia, sejak sumur bor tersebut beroperasi, kecukupan air bersih bagi 1.962 jiwa masyarakat desa tersebut sudah bisa terpenuhi dengan baik.
"Sejak ada sumur itu, kami tidak pakai air Sungai Batanghari lagi. Hidupnya lancar walau di gilir, hampir semua masyarakat tersambung," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan 47 titik sumber air bersih di Provinsi Jambi dalam program TNI AD Manunggal Air sebagai upaya membantu masyarakat Indonesia mendapatkan akses air bersih.
Salah satu titik pembangunan berada di RT 03 Desa Sarang Burung, Kecamatan Jaluko. Lokasi itu dipilih karena daerah tersebut menjadi salah satu wilayah rawan air bersih.
"Program ini saya pikir masih terus dilanjutkan setelah kita berkoordinasi dengan para gubernur dan para bupati, masih banyak daerah yang memerlukan (air bersih). Kalau kita keroyok ramai-ramai akan lebih mempercepat penyelesaian kekurangan air bersih masyarakat," kata Jenderal Maruli Simanjuntak.
Sementara itu Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa program TNI-AD Manunggal Air merupakan bukti nyata kehadiran institusi pertahanan negara dalam mengatasi permasalahan air bersih di desa tersebut.
"Program ini sangat membantu masyarakat, apalagi air merupakan kebutuhan yang sangat mendasar," kata Al Haris.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.