peezycoineth.vip

Tak Cuma Pergoki PNS Merokok di Jam Kerja, Mentan Amran Soroti Masalah Pengadaan saat Sidak di Lingkungan Kementan

2026-10-08 13:09

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lingkungan kerja Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan Direktorat Jenderal Hortikultura, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (8/10).

Baca Juga

Sidak dilakukan untuk memastikan kedisiplinan pegawai sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pertanian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sidak tersebut, Mentan Amran mengecek langsung kehadiran pegawai di masing-masing ruangan dan meja kerja. Ia juga menanyakan keberadaan sejumlah pegawai yang tidak berada di tempat pada jam kerja.

Baca Juga

Mentan Amran bahkan mendapati seorang pegawai sedang merokok di lingkungan kerja pada jam kerja. Ia kemudian mempertanyakan alasan pegawai tersebut meninggalkan aktivitas pekerjaannya untuk merokok.

“Ini jam kerja, kenapa merokok?” tanya Mentan Amran.

Baca Juga

Selain kedisiplinan, Mentan Amran juga menyoroti proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan). Ia menegaskan tidak boleh ada praktik titip-menitip dalam penentuan pemenang tender.

“Tidak boleh ada titip-titipan lagi. Pemenang tender harus sesuai dengan aturan dan proses yang berlaku,” tegas Mentan Amran.

Mentan Amran juga meminta jajaran terkait memastikan proses pengadaan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, tidak boleh ada permainan dalam proses pengadaan, termasuk dalam pelaksanaan program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan petani.

“Bersihkan ruangan, jangan ada main-main. Semua harus bekerja sesuai aturan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga menyinggung mekanisme pengawasan terhadap bantuan pertanian, termasuk benih yang diterima petani. Ia meminta setiap keluhan petani ditindaklanjuti secara serius dan tidak sekadar diselesaikan melalui administrasi.

“Kalau petani komplain benihnya jelek, jangan hanya menumpang dengan BAST. Harus dicek di lapangan,” ujar Mentan Amran.

Ia memastikan Kementerian Pertanian memiliki tim monitoring dan evaluasi (monev) yang bertugas melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan program di lapangan.

“Kita ada tim monev. Dicek,” tegasnya.

Dalam sidak tersebut, Mentan Amran juga meminta jajaran pimpinan memastikan pegawai yang ditugaskan benar-benar menjalankan tanggung jawabnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat menemukan salah satu ruangan dalam kondisi kosong, Mentan Amran meminta keterangan mengenai keberadaan pegawai yang bertugas.

Setelah mendapat laporan bahwa sejumlah pegawai sedang menjalankan tugas pengawalan program Pertanian Modern (PM-AAS) di wilayah Subang, Mentan Amran langsung melakukan video call untuk memastikan informasi tersebut.

Halaman Selanjutnya

Melalui sambungan video, Mentan Amran berbicara langsung dengan pegawai yang sedang berada di lapangan.