peezycoineth.vip

Tanggapan Pihak Ruben Onsu Soal Sarwendah Merasa Sudah Mandiri

2026-07-28 14:04

Jakarta -

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menanggapi pernyataan pihak Sarwendah yang mengaku telah mandiri secara finansial dan tidak lagi membutuhkan uang nafkah dari Ruben. Menurut Minola, kondisi tersebut tidak menghapus hak maupun kewajiban seorang ayah terhadap anak-anaknya.

Minola menegaskan keputusan mengenai pemberian nafkah tidak bisa ditentukan secara sepihak oleh salah satu orang tua.

"Kalau misalnya dia juga mengatakan bahwa dia sudah mampu secara mandiri, tapi kan itu bukan berarti ayahnya tidak bisa memberikan nafkah. Yang memutuskan itu bukan ibunya. Ibunya nggak bisa bilang, 'Saya sudah mampu secara mandiri, tidak butuh lagi uang dari ayahnya'," kata Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan persoalan nafkah anak dan hak seorang ayah untuk bertemu serta berkumpul dengan anak merupakan dua hal yang berbeda. Menurutnya, kemandirian finansial Sarwendah tidak boleh dijadikan alasan untuk membatasi peran Ruben sebagai ayah.

"Bukan berarti karena dia sudah bisa mandiri untuk membiayai dan menafkahi anaknya, lalu itu menghilangkan hak Ruben untuk berkumpul dan bertemu sama anaknya. Jadi jangan sekali-kali berpikir bahwa Ruben menuntut hak untuk bertemu dengan anak itu karena Ruben ada kewajiban. Ini dua hal yang berbeda," ujarnya.

Minola juga mengungkapkan hingga saat ini Ruben belum dapat menyalurkan nafkah sebagaimana mestinya karena rincian kebutuhan anak belum pernah disampaikan secara pasti.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar persoalan nafkah tidak dijadikan dasar untuk memonopoli pengasuhan anak tanpa melibatkan Ruben Onsu.

"Nafkah anak itu adalah nafkah anak. Berkumpul bersama anak-anak juga hal yang berbeda. Jangan sampai dia berpikir bahwa karena tidak lagi mengajukan permintaan terkait biaya anak, kemudian dia berhak memonopoli seluruh hidup anaknya tanpa melibatkan Ruben Onsu dan menghapus hak Ruben sebagai seorang ayah," tutur Minola.

Di akhir pernyataannya, Minola meminta agar polemik tersebut tidak terus digiring menjadi drama di ruang publik. Ia juga berharap persoalan hak asuh dan hak bertemu anak tidak dicampuradukkan dengan urusan biaya hidup anak.

"Masalah biaya anak itu berbeda, masalah hak untuk berkumpul bersama anak juga berbeda. Jadi tolong jangan kita selalu bermain drama dan kemudian memutarbalikkan semuanya," pungkasnya.

(fbr/mau)