peezycoineth.vip

Taruna Akpol latih kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat - ANTARA News Kalimantan Barat

2026-08-04 07:19
Kami hadir untuk berbagi ilmu, bukan menggurui. Apa yang kami pelajari di Akademi Kepolisian akan kami bagikan kepada para siswa agar dapat membantu pembentukan karakter mereka

Pontianak (ANTARA) - Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) memberikan pelatihan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan cinta tanah air kepada 73 siswa Sekolah Rakyat Terpadu 53 Kota Pontianak sebagai dukungan terhadap program pemerintah.

Perwira Pendamping Taruna Akpol Iptu Jarot Muchtar di Pontianak, Selasa, mengatakan kegiatan yang berlangsung pada 3-7 Agustus 2026 itu bertujuan membentuk karakter peserta didik sekaligus melatih taruna mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan.

"Kami hadir untuk berbagi ilmu, bukan menggurui. Apa yang kami pelajari di Akademi Kepolisian akan kami bagikan kepada para siswa agar dapat membantu pembentukan karakter mereka," katanya.

Jarot menjelaskan materi yang diberikan meliputi kedisiplinan sejak bangun pagi, olahraga, latihan baris-berbaris dasar, wawasan nusantara, cinta tanah air, hingga tata kehidupan di asrama.

Menurut dia, siswa juga diperkenalkan dengan pengaturan kehidupan sehari-hari di asrama, mulai dari penataan tempat tidur, lemari, hingga kepatuhan terhadap aturan sebagai bagian dari pembentukan tanggung jawab dan disiplin.

Program tersebut melibatkan lima taruna Akpol, seorang perwira pendamping, dan seorang bintara pendamping yang bertugas membimbing sekaligus mengawasi pelaksanaan kegiatan.

Sebanyak 73 siswa Sekolah Rakyat Terpadu 53 dari jenjang SD, SMP, dan SMA mengikuti pelatihan tersebut. Materi bagi siswa SD disesuaikan dengan usia mereka, sedangkan peserta SMP dan SMA mengikuti pelatihan secara bersama.

Brigadir Kepala Taruna Akpol Ibnu Hafiz Musa, putra daerah Kabupaten Sambas, mengatakan keterlibatannya dalam program itu menjadi kesempatan untuk mengabdi kepada daerah asal melalui pembinaan generasi muda.

Ia mengaku mengikuti seleksi Akademi Kepolisian sebanyak tiga kali sebelum dinyatakan lulus pada 2024, setelah sebelumnya menjalani masa persiapan dan dua kali gagal dalam seleksi.

Menurut Ibnu, selain latihan baris-berbaris, para taruna juga memberikan pembelajaran mengenai kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, serta kehidupan di lingkungan asrama agar siswa terbiasa mematuhi aturan dan menghargai sesama.

Ia berharap materi yang diberikan dapat menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan kepada peserta didik sehingga mampu membentuk karakter generasi muda yang siap menghadapi tantangan pada masa depan.

"Program yang diselenggarakan Kementerian Sosial bersama lima taruna Akpol selama lima hari tersebut diisi materi wawasan kebangsaan, pembinaan karakter dan kepribadian, bela negara, serta pengenalan pendidikan di Akpol," katanya.

Pewarta: Jessica Wuysang dan Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.