Taruna Ikrar kunjungi BBPOM Mataram, tegaskan semangat membumi dan mengakar di hati masyarakat
Membumi berarti hadir dengan kerendahan hati, memahami kebutuhan masyarakat, dan tidak menciptakan jarak antara birokrasi dan rakyat. Menjulang mencerminkan semangat untuk meningkatkan kompetensi, integritas, inovasi, dan prestasi
Mataram (ANTARA) - Kepemimpinan bukan sekadar menjalankan kewenangan, melainkan juga membangun kedekatan, memberikan keteladanan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Semangat tersebut menjadi pesan utama Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (9/10).
Di sela rangkaian kunjungan kerjanya di Mataram, Taruna Ikrar menyempatkan diri berdialog langsung dengan jajaran pegawai BBPOM. Pertemuan tersebut menjadi momentum pembinaan, penguatan motivasi, sekaligus konsolidasi organisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengawasan obat serta makanan.
Dalam arahannya, Taruna menekankan tiga filosofi penting yang harus menjadi karakter setiap insan BPOM, yakni membumi, menjulang, dan mengakar di hati masyarakat.
Membumi berarti hadir dengan kerendahan hati, memahami kebutuhan masyarakat, dan tidak menciptakan jarak antara birokrasi dan rakyat. Menjulang mencerminkan semangat untuk meningkatkan kompetensi, integritas, inovasi, dan prestasi hingga mampu bersaing di tingkat internasional.
Sementara itu, mengakar di hati masyarakat berarti membangun kepercayaan melalui pelayanan yang tulus, pengawasan yang konsisten, serta keberpihakan pada keselamatan dan kesehatan masyarakat.
Menurut Taruna, kemajuan institusi tidak cukup diukur melalui pencapaian administratif maupun pengakuan internasional, tetapi juga harus tercermin dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Karena itu, seluruh jajaran BPOM, baik di pusat maupun daerah, diharapkan mampu membangun budaya kerja yang profesional, responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan.
Kunjungan tersebut turut didampingi Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Mohamad Kashuri; Staf Khusus Kepala BPOM RI, dr. Wachyudi Muchsin; Plt. Deputi IV, Mayagustina Andarini; serta sejumlah pejabat eselon II dan III di lingkungan BPOM.
Dialog berlangsung sebagai ruang komunikasi antara pimpinan pusat dan jajaran BBPOM Mataram untuk memperkuat koordinasi, mendengarkan aspirasi pegawai, serta menyelaraskan pelaksanaan tugas pengawasan di daerah dengan kebijakan nasional.
Melalui kunjungan ini, Taruna Ikrar kembali menegaskan bahwa kekuatan BPOM terletak bukan hanya pada regulasi dan kelembagaan, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia serta kepercayaan publik.
Sebab, BPOM yang kuat adalah BPOM yang mampu menjulang dalam prestasi, tetap membumi dalam pelayanan, dan mengakar di hati masyarakat.
Pewarta : Lale Zalfa Iffa, Ines Do'ariz
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026