Terungkap Ini Alasan Pesawat Netanyahu tak akan Berani Mendarat di New York |Republika Online
Peserta aksi menginjak gambar Netanyahu saat aksi solidaritas bertajuk #HarapanPalestina: Indonesia Tegas Lawan Israel & AS di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, Ahad (26/10/2025). Aksi tersebut berlangsung dengan menampilkan beragam hiburan musik, orasi, lelang karya seni hingga penampilan teatrikal. Dalam aksinya massa mengecam genosida yang dilakukan oleh israel terhadap warga Palestina, sulitnya akses bantuan kemanusiaan dan peran AS yang dinilai menghambat upaya diplomasi di forum internasional.
REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth, melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan melakukan kunjungan singkat ke Amerika Serikat untuk menyampaikan pidato di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kunjungan tersebut dipersingkat karena kekhawatiran akan munculnya aksi protes terhadap dirinya, serta kemungkinan Wali Kota New York Zohran Mamdani tetap berupaya menangkapnya jika ia memasuki kota tersebut, sebagai bentuk kepatuhan terhadap surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Menurut laporan tersebut, dikutip Aljazeera, Rabu (23/9/2026), pesawat Netanyahu akan tiba di Amerika Serikat pada Kamis (23/9/2026) pagi. Ia dijadwalkan menyampaikan pidato mulai pukul 14.00 waktu New York.
Netanyahu diperkirakan hanya akan berada di New York selama beberapa jam dan tidak menginap di kota tersebut sebelum kembali ke Israel pada Kamis malam.
Netanyahu juga tidak akan membawa wartawan dalam penerbangan tersebut, sebuah langkah yang disebut Yedioth Ahronoth sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Berdasarkan sumber-sumber keamanan Israel, pesawat Netanyahu, Wing of Zion, diperkirakan akan mendarat di sebuah pangkalan udara militer di New Jersey atau di Bandara Newark, alih-alih Bandara Internasional John F. Kennedy di New York.
Sumber-sumber tersebut menyebut keputusan itu diambil karena adanya kesulitan dalam berkoordinasi dengan pihak berwenang Amerika Serikat, serta kekhawatiran bahwa Wali Kota Mamdani dapat memerintahkan agar pesawat Wing of Zion segera meninggalkan bandara, alih-alih tetap berada di sana untuk menunggu kepulangan Netanyahu. Karena itu, diputuskan agar pesawat mendarat di New Jersey.
Menurut sumber yang sama, Netanyahu memutuskan untuk memangkas secara signifikan agenda kunjungannya ke New York dan tidak menginap di sana karena khawatir akan pecahnya aksi demonstrasi.