peezycoineth.vip

Tim PKM UNP berdayakan perempuan terdampak bencana di Padang melalui Usaha Mikro Pangan dan Digital Marketing

2026-09-10 12:23

Padang (ANTARA) - Universitas Negeri Padang (UNP) menunjukkan kepedulian terhadap pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana banjir, melalui Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) bertajuk Program RASA (Resiliensi dan Akselerasi Usaha): Penguatan Ekonomi Perempuan Pascabencana melalui Usaha Mikro Pangan Rumah Tangga Berbasis Digital Marketing.

Program tersebut menyasar ibu rumah tangga yang tinggal di hunian sementara (huntara), rumah khusus (Rusus) dan Rusunawa Lubuk Buaya, Kota Padang.

Kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi masyarakat terdampak banjir yang mengalami kehilangan sumber mata pencaharian, serta masih terbatas dalam keterampilan produksi pangan olahan, kewirausahaan, dan pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran.

Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, 5–6 September 2026, di SMKN 10 Padang. Program ini melibatkan 15 ibu rumah tangga dari Huntara, Rusus dan Rusunawa Lubuk Buaya sebagai peserta awal.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Camat Koto Tangah, Bambang Suprianto, S.Sos. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah UNP yang memberikan perhatian terhadap pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

“Pelatihan ini menjawab kebutuhan pelaku dalam meningkatkan pendapatan keluarga, dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga pascabencana. Semoga bisa berlanjut dengan tema lain,” ujarnya.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan pelatihan produksi makanan kering yang meliputi keripik bawang, biji ketapang, dan keripik tahu.

Pelatihan disampaikan oleh dosen Jurusan Tata Boga UNP, Dr. Wiwik Gusnita, S.Pd., M.Si.

Tidak hanya menerima materi, peserta langsung mempraktikkan proses produksi secara berkelompok. Sebanyak 15 peserta dibagi menjadi tiga kelompok, untuk memproduksi makanan kering dengan peralatan yang relatif sederhana.

Produk yang dihasilkan, kemudian dikemas menggunakan standing pouch agar lebih menarik dan memiliki nilai jual.

Pelatihan berlanjut pada hari kedua dengan materi Digital Marketing untuk UMKM, yang disampaikan oleh dosen Jurusan Manajemen UNP, Ridho Ryswaldi, S.T., M.M.

Peserta diperkenalkan pada berbagai saluran promosi digital, teknik menghasilkan foto produk yang menarik, pembuatan konten dan caption promosi, serta praktik melakukan promosi melalui media digital.

Ketua tim pengabdian, Dr. Rose Rahmidani, S.Pd., M.M., mengatakan program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan keterampilan baru, tetapi juga mendorong munculnya aktivitas ekonomi produktif yang dapat dikembangkan oleh keluarga terdampak bencana.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan keterampilan, kemandirian ekonomi, dan ketahanan ekonomi keluarga terdampak bencana, khususnya bagi ibu rumah tangga yang tinggal di hunian sementara di Kota Padang,” katanya.

Menurut Rose, pemberdayaan perempuan menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga pascabencana.

Melalui keterampilan produksi makanan olahan yang dipadukan dengan kemampuan pemasaran digital, peserta diharapkan memiliki alternatif untuk mengembangkan usaha mikro berbasis rumah tangga.

Program RASA yang diketuai Dr. Rose Rahmidani, S.Pd., M.M., melibatkan dosen lain sebagai anggota, yakni Dr. Wiwik Gusnita, S.Pd., M.Si., Vidyarini Dwita, S.E., M.M., Ph.D., dan Aditya Hanum Widarsa, S.Ds., M.Sn.

Kegiatan juga melibatkan narasumber dari bidang Tata Boga dan Manajemen UNP.

Program ini dirancang sebagai pilot project pemberdayaan ekonomi perempuan pascabencana. Selain pelatihan produksi dan pemasaran, kegiatan dilengkapi dengan pendampingan usaha mikro untuk, membantu peserta menerapkan keterampilan yang telah diperoleh secara berkelanjutan.

Tim pengabdian berharap model pemberdayaan berbasis rumah tangga tersebut, tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat berkembang menjadi rintisan usaha mikro yang memberikan sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.

Model serupa juga diharapkan dapat direplikasi pada komunitas lain yang menghadapi kondisi pascabencana.

Melalui Program RASA, UNP sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemulihan masyarakat, dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan praktis, kewirausahaan, dan pemanfaatan teknologi digital untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat terdampak bencana.

Kegiatan pemberdayaan perempuan terdampak bencana melalui pengembangan usaha mikro pangan dan pemasaran digital, merupakan bagian dari upaya membangun kembali kemandirian ekonomi masyarakat pascabencana.

Program tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 1: No Poverty (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan sumber pendapatan keluarga, SDG 5: Gender Equality (Kesetaraan Gender) melalui peningkatan kapasitas dan peran perempuan dalam pemulihan ekonomi, serta SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan keterampilan kewirausahaan, usaha mikro, dan pemanfaatan pemasaran digital.