Tim SAR menemukan seorang wisatawan yang jadi korban terseret ombak di laut Garut - ANTARA News Jawa Barat
Garut (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan seorang wisatawan dalam kondisi meninggal dunia yang terseret ombak saat berenang di laut Pantai Karangpapak, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana membenarkan, tim gabungan menemukan satu dari tiga wisatawan yang terseret ombak atas nama Murdani Siahaan (18) warga Aceh Tenggara, yang selanjutnya dibawa ke RSUD Pameungpeuk untuk diidentifikasi lebih lanjut.
"Pada pukul 11.00 WIB, Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Murdani Siahaan, korban ditemukan sekitar 800 meter dari lokasi kejadian," katanya.
Ia menuturkan, tiga wisatawan yang terseret ombak di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Selasa (25/8) siang, yakni Murdani yang baru ditemukan, kemudian masih dalam pencarian Ardi M Nababan (27) warga Kabupaten Sumedang, dan Irfan Nababan (18) warga Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.
Tim SAR gabungan, kata dia, saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap kedua wisatawan dengan menyusuri pantai di sekitar lokasi kejadian, dan ke tengah lautan.
Ia mengimbau masyarakat pesisir pantai maupun wisatawan untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya saat berenang di pantai selatan Garut dengan selalu mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas.
"Jangan memaksakan diri untuk berenang atau beraktivitas di area yang berbahaya," kata Ade.
Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Garut Iptu Aep Saprudin menambahkan, pihaknya bersama tim lain sudah melakukan upaya pencarian sejak hari pertama wisatawan dilaporkan hilang terseret ombak.
Operasi pencarian itu, kata dia, menurunkan kapal patroli, satu unit mobil Jeep, dua unit kendaraan ATV, dan kapal nelayan untuk memudahkan proses pencarian korban di pesisir pantai maupun tengah lautan.
"Operasi SAR akan terus dilakukan dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel serta melibatkan unsur-unsur terkait guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban," katanya.
Peristiwa itu tiga wisatawan terseret ombak itu bermula ketika korban yang baru tiba di Pantai Karangpapak langsung menuju pantai untuk berenang, Selasa (25/8) sekitar pukul 11.00 WIB.
Beberapa saat kemudian salah seorang wisatawan, Ardi M Nababan terbawa arus ombak yang menariknya ke tengah lautan. Kedua korban lainnya yang mengetahui kejadian itu mencoba menolongnya.
Namun nahas, upaya memberikan pertolongan itu justru menyebabkan keduanya sama-sama terbawa arus ombak ke tengah lautan yang akhirnya mereka hilang.
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.