Timnas Panjat Tebing Indonesia Jajal Arena Asian Games 2026 |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sembilan atlet panjat tebing Indonesia mulai beradaptasi dengan arena pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka telah menjalani sesi latihan resmi di Port Messe Nagoya International Exhibition Hall, Jepang, Sabtu (26/9/2026).
Manajer timnas panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu mengatakan, sesi latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum para atlet turun bertanding. Sehari setelah tiba di Nagoya, seluruh atlet langsung menjajal lokasi perlombaan.
"Selalu ada keuntungan jika datang lebih awal di sebuah turnamen, terutama dalam hal pemulihan setelah perjalanan panjang dan aklimatisasi atau penyesuaian dengan iklim serta lingkungan," kata Aries dalam keterangan tertulis PP FPTI di Jakarta.
Aries mengatakan seluruh atlet berada dalam kondisi fit ketika mengikuti latihan resmi. Sesi tersebut masih berupa latihan umum sebelum para atlet mendapatkan kesempatan berlatih secara khusus di arena pertandingan atau field of play (FOP).
Latihan FOP untuk disiplin boulder dijadwalkan berlangsung Ahad (27/9/2026). Sementara atlet yang turun di nomor lead dan speed akan menjalani FOP training pada Senin (28/9/2026).
Rangkaian perlombaan panjat tebing Indonesia akan dimulai Selasa (29/9/2026). Perjuangan Merah Putih diawali dari semifinal boulder putra dan babak kualifikasi speed putri.
Sehari kemudian, Rabu (30/9/2026), perlombaan berlanjut dengan semifinal boulder putri dan kualifikasi speed putra. Pada hari yang sama juga digelar final boulder putra dan final speed putri.
Final boulder putri dan final speed putra kemudian dijadwalkan berlangsung pada Kamis (1/10/2026). Setelah itu, kompetisi berlanjut ke nomor lead.
"Perlombaan berlanjut pada 2 Oktober yang akan menggelar semifinal lead putra dan semifinal lead putri. Sementara babak final untuk kedua nomor tersebut dilaksanakan pada 3 Oktober," ujar Aries.
Indonesia mengirimkan sembilan atlet untuk berlaga di tiga disiplin panjat tebing, yakni speed, lead, dan boulder. Pada nomor speed, Indonesia diperkuat Veddriq Leonardo, Aditya Tri Syahria, Desak Made Rita Kusuma Dewi, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma.
Untuk nomor lead, Merah Putih menurunkan Putra Tri Ramadani (Srondeng), Raviandi Ramadhan, Sukma Lintang Cahyani, dan Alma Ariella Tsany. Sementara nomor boulder diperkuat Ravianto Ramadhan dan Raviandi Ramadhan.
Raviandi menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang turun di dua disiplin, yakni lead dan boulder. Tim Indonesia kini memanfaatkan waktu persiapan terakhir untuk beradaptasi dengan arena sebelum memasuki rangkaian perlombaan pada Selasa.
sumber : Antara