Tingkatkan literasi digital anak, Tim PKM-PM Pelita Jiwa gelar pelatihan desain Canva "Exploring Digital Influence"
Tingkatkan literasi digital anak, Tim PKM-PM Pelita Jiwa gelar pelatihan desain Canva "Exploring Digital Influence"
Sabtu, 12 September 2026 12:55 WIB
Tim memberikan contoh penggunaan aplikasi Canva. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan masifnya penggunaan gawai di kalangan generasi muda, edukasi mengenai etika serta tanggung jawab bermedia sosial menjadi hal yang sangat krusial.
Merespons tantangan tersebut, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Pelita Jiwa UMS menggelar kegiatan pelatihan edukatif bertajuk "Exploring Digital Influence" di Rumah Anak Yatim Arrahmah Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Ketua Tim PKM-PM Pelita Jiwa UMS Umma Farida Baazar menyebut kegiatan pengabdian ini hadir sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap maraknya potensi dampak negatif media digital pada anak-anak, seperti perundungan siber (cyberbullying) dan konsumsi konten tanpa filter.
Melalui pelatihan ini, Tim PKM-PM Pelita Jiwa berupaya mengedukasi anak-anak dan remaja agar tidak hanya sekadar menjadi konsumen pasif media sosial, melainkan mampu bertransformasi menjadi kreator konten yang memberikan pengaruh positif (digital influencer) bagi lingkungan sekitarnya.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan pendekatan aplikatif dan interaktif. Tim PKM-PM Pelita Jiwa membimbing para peserta secara langsung dalam merancang karya visual berupa poster digital menggunakan aplikasi Canva melalui gawai (smartphone) masing-masing. Pelatihan diawali dengan penyampaian materi dasar literasi digital, pemahaman etika berinternet, dilanjutkan dengan praktik penyusunan desain grafis secara mandiri.
Para anggota tim pengabdian mendampingi peserta langkah demi langkah, mulai dari pengenalan fitur utama Canva, teknik pemilihan kombinasi warna yang serasi, penataan tata letak (layout) elemen gambar, hingga perumusan kalimat ajakan (call to action) yang komunikatif. Fokus utama karya poster yang dirancang oleh para peserta adalah kampanye sosial bertema "STOP BULLYING".
"Melalui kegiatan Exploring Digital Influence ini, kami tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis pembuatan desain grafis di ponsel, tetapi juga menanamkan pemahaman kritis dan rasa tanggung jawab digital. Kami ingin anak-anak menyadari bahwa gawai yang mereka genggam dapat menjadi sarana yang sangat ampuh untuk menyebarkan kebaikan dan menolak segala bentuk perundungan," ujar Umma, Jumat.
Tak sendiri, Umma menjalankan program yang dilaksanakan Sabtu (8/8) itu bersama Nabila Diwida Paramitha, Nisita Adyan Bawanti Putri, Filiasofia Salsabilla, dan Naufal Jonathan Putra Santoso sebagai Anggota Tim PKM-PM UMS. Mereka menghadirkan pelatihan berbasis praktik yang memungkinkan peserta belajar secara langsung menggunakan aplikasi desain grafis. Kegiatan tersebut didampingi oleh dosen pembimbing Ika Candra Sayekti, S.Pd., M.Pd.
Suasana pelatihan yang berlangsung di saung ramah lingkungan tampak penuh keceriaan dan antusiasme tinggi. Para peserta begitu bersemangat mengeksplorasi imajinasi mereka ke dalam layar gawai.
Berbagai desain poster digital menarik berhasil diciptakan oleh peserta, memuat pesan-pesan moral persuasif seperti ajakan saling menghargai sesama teman, menghentikan ejekan verbal maupun di media sosial, serta mewujudkan ruang digital yang ramah anak.
“Melalui program PKM-PM ini, UMS tidak hanya menghadirkan inovasi dalam pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menghasilkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Ika.
Salah satu peserta pelatihan mengungkapkan rasa senang dan bangganya usai berhasil menyelesaikan karya desainnya.
“Biasanya HP cuma saya pakai untuk main game atau menonton video. Tapi setelah ikut kegiatan dari Kakak-Kakak Pelita Jiwa, saya jadi paham cara membuat poster sendiri di Canva. Saya senang sekali bisa buat poster 'Stop Bullying' dan ingin membagikannya ke media sosial agar teman-teman lain tidak saling mengejek," tuturnya penuh semangat.
Sebagai langkah tindak lanjut dari program ini, karya-karya poster buatan para peserta direncanakan akan dipublikasikan melalui media sosial resmi tim serta dicetak untuk dipajang di sudut edukasi komunitas. Hal ini bertujuan agar karya peserta dapat menjadi sarana edukasi sebaya (peer education) yang terus menginspirasi anak-anak lainnya.
Melalui integrasi antara literasi digital, penguasaan teknologi visual, dan penanaman nilai moral, Tim PKM-PM Pelita Jiwa berharap program ini dapat membentuk karakter generasi muda yang cerdas, kreatif, serta bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi media digital di masa depan.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.