peezycoineth.vip

Tinjau karhutla di Kalteng, Menhut sebut OMC jadi solusi ideal

2026-08-19 10:47

Tinjau karhutla di Kalteng, Menhut sebut OMC jadi solusi ideal

Rabu, 19 Agustus 2026 17:47 WIB

Image Print

Menhut Raja Juli Antoni didampingi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan lainnya memantau penanganan karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Rabu (19/8/2026). ANTARA/Muhammad Arif Hidayat.

Palangka Raya (ANTARA) - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ideal untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya.

"Jadi yang ideal itu sebenarnya operasi modifikasi cuaca (OMC), kalau seandainya ada awan semai," kata Menhut di sela peninjauan ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya memantau upaya penanganan oleh tim gabungan, Rabu.

Raja Juli mengatakan sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Apabila kondisi di lapangan memungkinkan, maka OMC akan dilakukan.

"Bila ada awan semai, sedikit pun ya, kira-kira secara teknis bisa disemai, kita akan lakukan OMC," jelasnya.

Terlebih upaya penanganan karhutla di lapangan kerap kali dihadapkan dengan tantangan keterbatasan sumber air. Untuk itu berbagai upaya terus dilakukan secara maksimal.

Menhut mengatakan, selain OMC, upaya penanganan karhutla dilakukan dengan memaksimalkan peran dari satgas udara menggunakan sejumlah helikopter pengebom air atau waterbombing.

Baca juga: Semangat hari kemerdekaan, Pemprov Kalteng salurkan 5 ribu paket sembako murah

Selain itu, tentunya dengan mengandalkan satgas darat yang terdiri dari berbagai personel gabungan, mulai dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, hingga partisipasi masyarakat maupun lainnya.

Terkait keterbatasan sumber air, Raja Juli mengatakan pihaknya menerima masukan untuk penambahan jumlah sumur bor.

"Salah satu kendalanya sumber air, tadi sudah ada masukan untuk memperbanyak sumur bor dan sumber air lain," katanya.

Berdasarkan data dari Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 18 Agustus 2026, kejadian karhutla sejak Januari mencapai 1.464 kejadian, dengan luasan yang terbakar mencapai 3.896,43 hektare.

Setelah memantau karhutla di wilayah Petuk Katimpun, Menhut bersama Gubernur Kalteng dan jajaran melanjutkan peninjauan ke lokasi lainnya yakni di wilayah Tumbang Nusa Kabupaten Pulang Pisau.

Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI, Pemprov Kalteng gelar ragam permainan rakyat

Baca juga: Kirab budaya dan terjun payung semarakkan HUT ke-81 RI di Kalimantan Tengah

Baca juga: HUT ke-81 RI, Gubernur Kalteng serukan perjuangan membangun Indonesia

Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.