TNI AD hadirkan 16 sumur bor atasi krisis air bersih di Teluk Wondama
Wasior (ANTARA) - TNI Angkatan Darat melalui Komando Resor Militer (Korem) 182/Jazirah Onim menghadirkan 16 sumur bor sebagai upaya dalam membantu masyarakat di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat mengatasi masalah krisis air bersih.
Komandan Korem 182/Jazirah Onim Kolonel Inf Irwan Budiana di Wasior, Jumat, mengatakan pembangunan 16 titik sumber air bersih merupakan wujud komitmen kehadiran TNI memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama menghadapi krisis air akibat kemarau.
“Yang dikerjakan TNI AD di Teluk Wondama, yaitu membangun 16 titik sumur bor. Satu titik itu bisa dinikmati 45 kepala keluarga dan 200 jiwa,” ujarnya.
Baca juga: Mahasiwa KKN UGM bangun instalasi pemanen air hujan di Marsi Kaimana
Menurut dia, Program TNI Manunggal Air di wilayah Teluk Wondama masih terus berlanjut sesuai permintaan dari sejumlah tokoh masyarakat dan pihak gereja dengan target penambahan kurang lebih sebanyak 30 titik.
Penambahan tersebut nantinya disinergikan dengan program pemerintah kabupaten setempat serta membutuhkan dukungan pihak kepolisian agar dapat menjangkau daerah-daerah terpencil yang masih mengalami kesulitan akses air bersih.
“Kita sama-sama berkolaborasi untuk membangun sumur bor di tempat-tempat terpencil supaya masyarakat tidak kesulitan mendapatkan akses air bersih,” ucap Budiana.
Bupati Teluk Wondama Elysa Auri mengapresiasi komitmen TNI AD yang telah menyelesaikan pembangunan sebanyak 16 titik sumber air bersih untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kebutuhan air bersih semakin penting seiring dengan kondisi kemarau saat ini yang menyebabkan sejumlah sumber air permukaan, termasuk sungai, mengalami penyusutan, bahkan ada sebagian sudah mengering.
“Apalagi, saat ini kondisi sangat panas. Di Wondama ini ada beberapa kali yang sudah kering, jadi sumur bor sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Baca juga: Pangdam XVIII Kasuari canangkan 1.000 titik air bersih di Papua Barat
Baca juga: Pertamina RU VII bangun sarana air bersih masyarakat Klayas Sorong
Pemimpin Gereja Jemaat Kasih Karunia Allah Kampung Wasior II Pendeta Barnabas Desianto mengatakan pembangunan sumur bor oleh TNI AD menjawab kebutuhan jemaat yang selama 14 tahun hanya mengandalkan air sungai.
Sumur bor tersebut telah diuji selama dua hari dua malam sebelum diresmikan dan diharapkan pembangunan sumur bor dapat diperluas ke gereja-gereja lain yang masih mengalami keterbatasan air bersih.
“Selama 14 tahun kami selalu menggunakan air permukaan, yakni air kali. Tetapi, dengan bantuan ini, kami akhirnya memiliki air bersih,” katanya.
Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.