peezycoineth.vip

TNI AD investigasi ungkap penyebab meledaknya gudang munisi di Madiun

2026-07-16 21:23

TNI AD investigasi ungkap penyebab meledaknya gudang munisi di Madiun

Jumat, 17 Juli 2026 04:23 WIB

Image Print

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat jumpa pers di Malacca Toast, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026) (ANTARA/Walda Marison)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadisenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan pihaknya telah membentuk tim investigasi untuk mencari tahu penyebab meledaknya Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis.

"Kami membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman dan investigasi secara menyeluruh guna mengetahui secara pasti kronologis maupun penyebab insiden tersebut," kata Donny saat jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan informasi yang dimiliki Donny, gudang tersebut meledak saat prajurit sedang melakukan perawatan dan pemeliharaan munisi.

"Berdasarkan laporan awal yang kami terima, insiden terjadi saat personel melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan materiil munisi di salah satu gudang penyimpanan," ungkapnya.

Namun, dia tidak bisa menjelaskan secara rinci apa penyebab utama meledaknya gudang munisi itu. Dia juga tidak bisa menjelaskan secara rinci jenis munisi yang menjadi pemicu utama terjadinya ledakan.

Donny melanjutkan akibat insiden itu, satu prajurit tewas dan enam orang lainnya mengalami luka ringan hingga berat.

"Seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat sekaligus melaporkan secara prosedural dan berjenjang," ucapnya.

Saat ini, pihaknya bergantung kepada tim investigasi yang dikirim ke Madiun untuk mencari tahu penyebab utama meledaknya gudang munisi itu.

"Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," kata Donny.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: