peezycoineth.vip

Transaksi saham di Papua Barat dan Papua Barat Daya capai Rp1,3 triliun - ANTARA News Papua Tengah

2026-08-19 10:48

Manokwari, Papua Barat (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat transaksi saham di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya pada triwulan II 2026 mencapai Rp1,365 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 70,14 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Kepala OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya Budi Rahman di Manokwari, Selasa, mengatakan transaksi saham sepanjang triwulan II berfluktuatif, yaitu Rp385,60 miliar pada April dan meningkat menjadi Rp668,31 pada Mei, kemudian turun menjadi Rp311,58 miliar pada Juni.

"Meski demikian, secara keseluruhan mengalami peningkatan dibanding triwulan II tahun 2025 dengan akumulasi sebanyak Rp802,54 miliar," ujarnya.

Menurut dia, peningkatan transaksi saham didukung oleh bertambahnya partisipasi masyarakat berinvestasi melalui instrumen pasar modal yang legal dan berada di bawah pengawasan OJK dengan jumlah single investor identification (SID) mencapai 54.265 rekening.

Jumlah SID di Papua Barat dan Papua Barat Daya per Juni 2026 masih didominasi reksa dana sebanyak 51.283 rekening yang menunjukkan bahwa instrumen pasar modal tersebut paling banyak diminati oleh masyarakat dalam berinvestasi dibanding saham.

"Selain saham dan reksa dana, masyarakat Papua Barat dan Papua Barat Daya juga berinvestasi pada instrumen SBN (surat berharga negara) sebanyak 725 rekening," ujarnya.

Budi menilai bahwa peningkatan jumlah investor pasar modal perlu diimbangi dengan penguatan literasi keuangan sehingga masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap investasi, tetapi juga memahami manfaat, risiko, dan karakteristik setiap instrumen.

OJK secara berkesinambungan telah melaksanakan 70 kegiatan edukasi dan literasi keuangan sebagai upaya mendorong terbentuknya ekosistem pasar modal yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.

"Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan edukasi dan sosialisasi di Papua Barat sebanyak 397.954 orang (44 kegiatan), sedangkan Papua Barat Daya 2.849 orang (26 kegiatan)," ucap Budi.

Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.