Transisi energi bersih fokus baru inovasi dunia usaha
Transisi energi bersih fokus baru inovasi dunia usaha
Jumat, 11 September 2026 06:15 WIB
PT Sucofindo (Persero) kembali menyelenggarakan Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026, di Bali, Kamis (10/9/2026). ANTARA/HO-PT Sucofindo
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup mendorong dunia usaha untuk membangun budaya inovasi berkelanjutan yang berdampak pada lingkungan dan sosial sebagai fokus baru yang mendukung transisi energi bersih.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat mengatakan dunia saat ini tengah menghadapi krisis yang memerlukan inovasi tidak hanya untuk persaingan bisnis, tapi juga meningkatkan ketangguhan sosial dan lingkungan di tengah berbagai tantangan global.
“Melalui berbagai inovasi yang dihadirkan dunia usaha, dapat mendorong kontribusi nyata terhadap pemulihan lingkungan, pengelolaan sampah, rehabilitasi daerah aliran sungai, penanaman pohon, transisi energi bersih, serta pengembangan ekonomi hijau yang menjadi bagian penting dari agenda pembangunan berkelanjutan nasional,” kata Jumhur dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Kamis.
Jumhur menjelaskan triple planetary crisis tersebut, di antaranya perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta pencemaran dan kerusakan lingkungan. Ia mengatakan untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan inovasi yang berlandaskan empat prinsip utama, yaitu Green Jobs, Social Preparation and Social Integration, Penerapan Budaya Zero Accident, dan Tobat Ekologis.
Gerakan Tobat Ekologis merupakan gerakan yang diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendorong perubahan cara pandang dan perilaku seluruh pemangku kepentingan terhadap lingkungan melalui kolaborasi dan aksi nyata yang berkelanjutan.
Jumhur menegaskan bahwa inovasi lingkungan dan sosial yang dikembangkan dunia usaha memiliki peran penting dalam mendukung percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia.
Jumhur pun mengapresiasi PT Sucofindo (Persero) yang secara konsisten menghadirkan Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 sebagai ajang apresiasi bagi dunia usaha dan masyarakat yang menghadirkan inovasi lingkungan dan sosial berdampak nyata.
Direktur Utama PT Sucofindo Sandry Pasambuna menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni penghargaan, tetapi juga ruang kolaborasi dan wadah berbagi praktik terbaik (best practice) bagi pelaku usaha dalam mengembangkan inovasi keberlanjutan.
“Bagi perusahaan yang mengikuti PROPER, apresiasi ENSIA dapat menjadi salah satu nilai tambah dalam mendukung aspek penghargaan nasional pada penilaian PROPER Hijau dan Emas,” kata Sandry.
Sandry menambahkan, tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Community” dipilih sebagai respons terhadap berbagai dinamika global, mulai dari ketidakpastian geopolitik yang berpotensi mengganggu rantai pasok hingga ancaman bencana ekologis akibat perubahan iklim.
Tahun ini ENSIA hadirkan inovasi khusus, yang semula berfokus pada konservasi daerah aliran sungai menjadi transisi energi bersih. Perubahan ini mencerminkan urgensi ketahanan energi, efisiensi sumber daya, dan pengurangan emisi sebagai bagian dari upaya menghadapi perubahan iklim serta dinamika global yang terus berkembang.
Melalui tema tersebut, PT Sucofindo mendorong pelaku usaha dapat terus mengembangkan inovasi yang mampu mengoptimalkan efisiensi sumber daya, mengurangi dampak lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial-ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Sementara itu, Direktur Komersial PT Sucofindo Agus Permadi mengungkapkan antusiasme peserta dari dunia usaha terhadap ENSIA terus meningkat setiap tahunnya.
ENSIA 2026 mencatat partisipasi 253 perusahaan dengan 954 paper dan 48 local hero, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti 178 perusahaan dengan 690 paper.
Capaian ini menunjukkan semakin tingginya komitmen dunia usaha dalam menghadirkan inovasi yang mendukung keberlanjutan lingkungan, sosial, dan bisnis.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Transisi energi bersih jadi fokus baru inovasi dunia usaha
Pewarta : Fitra Ashari
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026