Trump Kembali Bikin Geger, Persilakan Iran Serang Los Angeles dan San Diego
Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial. Pernyataan kontroversialnya kali ini terkait dengan dirinya yang seolah-olah membiarkan kota-kota besar di AS diserang oleh Iran.
Baca Juga
Pernyataan itu disampaikan oleh Trump dalam kampanye pemilu sela di San Antonio, Texas, Rabu (7/10/2026) waktu setempat. Awalnya dalam pernyatannya di hadapan publik, Trump mengatakan AS berupaya memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami memastikan Iran tidak pernah mendapatkan senjata nuklir. Saya mengatakan beberapa hari lalu, bayangkan jika kita membiarkan mereka (Iran) menyerang San Diego atau Los Angeles dengan rudal," kata Trump dikutip dari laman SBS News, Kamis (8/10/2026).
Baca Juga
"Biarkan saja mereka menyerang. Apakah kalian ingin melihat sesuatu yang mengerikan? Biarkan saja mereka menyerang San Diego. Biarkan mereka menyerang Los Angeles. Kemudian kalian akan melihat hal-hal buruk terjadi. Apakah kalian ingin melihat negara ini jatuh ke dalam kekacauan dan tidak terkendali? Kami tidak akan membiarkan itu terjadi. Kami melindungi kota-kota kami. Kami melindungi negara kami,"tegas Trump.
Los Angeles dan San Diego merupakan dua kota dengan jumlah penduduk terbesar di California, yang terletak di pesisir Samudra Pasifik. California juga dikenal sebagai salah satu wilayah dengan dukungan kuat terhadap Partai Demokrat.
Baca Juga
Pernyataan Trump tersebut ditafsirkan sebagai penegasan bahwa perang dengan Iran merupakan sesuatu yang dianggapnya perlu dan tidak terhindarkan. Menurut tafsir tersebut, tanpa perang, kota-kota besar AS seperti Los Angeles dan San Diego berpotensi menjadi sasaran rudal nuklir Iran.
Dua hari sebelumnya, pada Senin (5/10/2026), Trump juga menyampaikan pernyataan serupa saat berkampanye di Nebraska.
"Mereka bisa menghancurkan sebuah kota. Biarkan mereka menghancurkan Los Angeles. Biarkan mereka menghancurkan San Diego," kata Trump.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Trump menyampaikan pernyataan tersebut ketika menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak akibat perang dengan Iran merupakan harga kecil yang harus dibayar untuk menjaga dunia tetap aman dan menjaga AS tetap aman.
Namun, pernyataan itu menuai kritik, terutama dari wilayah yang terdampak dan kalangan Partai Demokrat. Mereka mempertanyakan apakah pernyataan Trump berarti tidak masalah jika Iran sampai menghancurkan Los Angeles dan San Diego.
Halaman Selanjutnya
Reaksi keras juga muncul dari kalangan politik California, tempat kedua kota tersebut berada. Sejumlah pihak bahkan melontarkan tudingan bahwa Trump mengalami gangguan mental dan menyerukan agar tugas kepresidenannya ditangguhkan.