UI raih kampus paling berkelanjutan, tata kelola limbah dan digitalisasi - ANTARA News Megapolitan
Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) kembali meraih predikat Perguruan Tinggi Paling Berkelanjutan di Indonesia dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026.
Selain menempati posisi pertama secara nasional, UI meraih penghargaan pada dua bidang, yaitu Perguruan Tinggi Paling Berkelanjutan Bidang Tata Kelola Limbah serta Bidang Tata Kelola dan Digitalisasi.
Rektor UI, Heri Hermansyah dalam keterangannya, Minggu mengatakan bahwa capaian ini menunjukkan konsistensi UI dalam mengembangkan keberlanjutan sebagai bagian dari pengelolaan universitas. Keberlanjutan di UI tidak hanya diarahkan pada pengelolaan lingkungan, tetapi juga diperkuat melalui tata kelola, pemanfaatan teknologi, serta integrasi kinerja berbagai unit dan aktivitas di lingkungan kampus.
“Keberlanjutan merupakan bagian dari transformasi UI yang diwujudkan melalui tata kelola, pendidikan, riset, inovasi, dan kehidupan kampus. Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan dorongan untuk menjadikan praktik keberlanjutan sebagai budaya serta memperluas kolaborasi dan dampaknya bagi masyarakat,” ujar Prof. Heri.
Capaian UI sebagai Perguruan Tinggi Paling Berkelanjutan di Indonesia, ditambah pengakuan pada bidang Tata Kelola Limbah serta Tata Kelola dan Digitalisasi, menunjukkan keberlanjutan sebagai bagian dari agenda pengembangan UI secara menyeluruh.
Ketiga penghargaan tersebut diberikan dalam acara “Pengumuman dan Penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026”, yang berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Selasa (15/9).
Dalam pemeringkatan nasional 2026, UI berada di posisi pertama, diikuti Universitas Diponegoro di posisi kedua dan UGM di posisi ketiga.
Selanjutnya, Universitas Negeri Semarang menempati posisi keempat, Universitas Sebelas Maret kelima, Universitas Padjadjaran keenam, Universitas Airlangga ketujuh, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung kedelapan, Telkom University kesembilan, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember kesepuluh.
Selain peringkat nasional, UI meraih dua penghargaan lain yang mengapresiasi kinerja keberlanjutan dalam operasional universitas.
Penghargaan Bidang Tata Kelola Limbah diberikan atas capaian UI dalam pengelolaan dan pengurangan limbah secara berkelanjutan, sementara penghargaan Bidang Tata Kelola dan Digitalisasi menunjukkan penguatan tata kelola UI yang didukung pemanfaatan teknologi.
Melalui penguatan tata kelola, digitalisasi, dan kolaborasi, UI terus mengembangkan kampus sebagai ruang pendidikan, riset, inovasi, dan praktik keberlanjutan yang dapat memberikan dampak lebih luas.
Kepala UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, menegaskan bahwa UI GreenMetric tidak hanya berfungsi sebagai pemeringkatan, tetapi juga sebagai jejaring yang mendorong
perguruan tinggi untuk belajar, berbagi pengalaman, dan bergerak bersama dalam menghadapi tantangan keberlanjutan.
“Universitas bukan hanya sebuah organisasi, tetapi institusi yang memiliki kekuatan untuk memperbanyak pengetahuan, membentuk perilaku, melahirkan inovasi, dan memengaruhi kebijakan publik. Ketika praktik keberlanjutan yang diterapkan di kampus dibawa oleh mahasiswa, dosen, peneliti, dan alumni ke dalam masyarakat, dunia usaha, maupun pemerintahan, dampaknya dapat bergerak jauh melampaui pagar kampus. Inilah kekuatan universitas sebagai pengganda perubahan,” ujar Dr. Vishnu.
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.