peezycoineth.vip

Undana mendorong kolaborasi lintas ilmu lewat konferensi internasional

2026-09-09 12:17

Undana mendorong kolaborasi lintas ilmu lewat konferensi internasional

Rabu, 9 September 2026 19:17 WIB

Image Print

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Jefri S. Bale (ketiga dari kiri) dalam Opening Ceremony Serial International Conference di Kupang, NTT, Rabu (9/9/2026). ANTARA/Yoseph Boli Bataona

Kupang, NTT (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong kolaborasi lintas ilmu melalui rangkaian seminar dan konferensi internasional untuk memperkuat pertukaran pengetahuan dan menghasilkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan.

“Pengetahuan harus mampu diterjemahkan menjadi inovasi, kebijakan, teknologi, dan berbagai solusi yang menjawab persoalan nyata masyarakat. Perguruan tinggi harus menjadi ruang lahirnya gagasan kritis sekaligus kekuatan transformasi bagi pembangunan,” kata Rektor Undana Jefri S. Bale di Kupang, Rabu.

Ia menjelaskan rangkaian seminar dan konferensi internasional dalam Dies Natalis ke-64 Undana menjadi ruang untuk mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, pelaku usaha, serta mitra nasional dan internasional dalam membahas berbagai isu strategis pembangunan.

Menurut dia, kehadiran akademisi dan narasumber dari berbagai institusi, baik nasional maupun internasional, penting untuk membangun jejaring pengetahuan yang melampaui batas geografis dan kelembagaan.

“Universitas harus mampu menjembatani berbagai pengetahuan global untuk mengatasi tantangan yang kompleks serta kebutuhan masyarakat lokal agar menghasilkan solusi yang kontekstual, relevan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rangkaian The International Serial Conference sebagai puncak Dies Natalis ke-64 Undana dimulai melalui International Conference of Innovation and Science (ICICS) ke-14 Tahun 2026 yang berlangsung pada 8-10 September 2026 di Aston Hotel Kupang.

Konferensi tersebut mengusung tema Integrating Innovative Green Chemistry, Climate Resilience, and Transformative Chemistry Education for Sustainable Development dengan menghadirkan pembicara dari Jepang, Thailand, Malaysia, Turki, serta sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Selain bidang sains dan teknologi, rangkaian konferensi juga membahas transformasi akuntansi, manajemen dan ekonomi menuju ekonomi hijau, inklusi keuangan digital, pendidikan di era kecerdasan artifisial, sumber daya kelautan dan peternakan, hingga hukum dan perdagangan internasional.

Selain itu, Fakultas Hukum Undana, turut menggelar International Conference on Laws (ICOLS) pada 12 September 2026 dengan tema Indonesia-Timor-Leste Free Trade Zone: Legal Framework, Economic Opportunities, and Regional Integration within the GATT/WTO System.

Forum tersebut diarahkan untuk mengkaji perdagangan bilateral, peluang pembukaan Free Trade Zone, rekomendasi kebijakan, penguatan kerja sama universitas, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha, khususnya UMKM.

Jefri berharap rangkaian forum akademik tersebut tidak berhenti sebagai ruang pertukaran gagasan, tetapi menjadi titik awal lahirnya kolaborasi penelitian, penguatan kemitraan, pengembangan inovasi, dan rekomendasi kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi NTT, Indonesia, dan dunia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Undana dorong kolaborasi lintas ilmu lewat konferensi internasional

Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.