peezycoineth.vip

Undana menggandeng BP3MI NTT siapkan lulusan untuk pasar kerja global

2026-09-15 10:15

Undana menggandeng BP3MI NTT siapkan lulusan untuk pasar kerja global

Selasa, 15 September 2026 17:15 WIB

Image Print

Kepala BP3MI NTT Suratmi Hamidah (ketiga. kanan) berpose dengan Kepala BPKS Undana Yefry C. Adoe di Undana Kupang. ANTARA/HO-Undana

Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang menggandeng Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT untuk menyiapkan lulusan memiliki keterampilan, sertifikasi, dan kemampuan bahasa asing agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Kepala BP3MI NTT Suratmi Hamidah di Kupang, Selasa mengatakan pasar kerja global kini semakin membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan praktis dan sertifikasi, bukan hanya mengandalkan ijazah perguruan tinggi.

“Pasar global saat membutuhkan skill dan kemampuan bahasa, bukan sekadar ijazah. Jika kita tidak menyiapkan ekosistem dan pelatihan dari sekarang, lulusan kita hanya akan menjadi penonton di tengah terbukanya pasar kerja internasional,” tegas Suratmi.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi strategis Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS) Undana bersama BP3MI NTT di Ruang Rapat BPKS Undana.

Menurut dia, kerja sama dengan Undana dapat membuka jalur penempatan formal bagi lulusan perguruan tinggi ke berbagai sektor pekerjaan di luar negeri, termasuk bidang hospitality dan keperawatan profesional.

“Banyak lulusan perguruan tinggi yang menunggu peluang kerja setelah wisuda. Melalui wadah kolaborasi ini, kita ingin membekali mereka dengan sertifikasi dan keahlian tambahan agar siap bersaing di sektor-sektor unggulan luar negeri seperti hospitality hingga perawat profesional,” ujarnya.

Salah satu program yang disiapkan ialah pembentukan kelas vokasi khusus atau migrant class di lingkungan Undana. Kelas tersebut akan memberikan pelatihan bahasa asing, terutama bahasa Inggris dan Mandarin, sebagai bekal bagi calon pekerja yang ingin mengakses pasar kerja luar negeri.

Kepala BPKS Undana Yefry C. Adoe mengatakan kampus siap mendukung program tersebut melalui penguatan keterampilan mahasiswa dan optimalisasi fasilitas yang dimiliki Undana.

“Ini peluang yang sangat bagus bagi kita. Kami selalu sampaikan kepada mahasiswa agar tidak berorientasi PNS saja, tetapi harus punya skill tambahan di luar ijazah,” katanya.

Ia mengatakan Undana selama ini telah menjalankan program bantuan sertifikasi bagi mahasiswa dan pemangku kepentingan. Program tersebut akan diperkuat melalui kolaborasi dengan BP3MI sehingga mahasiswa memiliki bekal keterampilan sebelum menyelesaikan studi.

Selain pelatihan dan pengembangan kurikulum, fasilitas Undana juga diproyeksikan mendukung proses penempatan pekerja migran Indonesia secara resmi.

Rumah Sakit Undana akan diarahkan menjadi fasilitas pemeriksaan kesehatan, sedangkan unit psikologi kampus dapat dimanfaatkan untuk asesmen psikologis calon pekerja.

Undana dan BP3MI NTT selanjutnya akan merampungkan nota kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis sebagai dasar pelaksanaan program. Kelas migrant class ditargetkan dapat dibuka pada gelombang pendaftaran berikutnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Undana gandeng BP3MI NTT siapkan lulusan untuk pasar kerja global

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.