peezycoineth.vip

Wagub Papua minta OPD bersinergi kembangkan industri sagu terintegrasi

2026-07-28 14:05

Wagub Papua minta OPD bersinergi kembangkan industri sagu terintegrasi

Selasa, 28 Juli 2026 21:05 WIB

Image Print

Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen saat berfoto dengan pelaku usaha kuliner lokal Papua yakni Charles Toto dan jajaran OPD Pemprov Papua di Kota Jayapura, Papua, Senin (27/7/2026). (ANTARA/HO- Pemprov Papua)

Jayapura (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Papua Aryoko A F Rumaropen meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bersinergi mengembangkan industri sagu secara terintegrasi, mulai dari sektor hulu hingga hilir, guna mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Sagu sebagai pangan lokal khas Papua memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi komoditas unggulan yang tidak hanya menjaga ketahanan pangan daerah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat," katanya di Jayapura, Selasa.

Menurut Aryoko, pengembangan sagu tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri.

Oleh karena itu, ia mengatakan pada Senin (27/), pemerintah provinsi (Pemprov) telah melakukan pertemuan dengan pelaku usaha kuliner lokal Papua yakni Charles Toto dan jajaran OPD terkait di Kantor Dinas Koperasi dan UKM. Dalam pertemuan itu mereka telah membahas bagaimana pengembangan sagu dari hulu ke hilir.

Ia mengatakan diperlukan kolaborasi seluruh OPD agar pengelolaannya berjalan dari hulu hingga hilir secara terpadu.

"Dinas Kehutanan dan Dinas Pertanian memiliki peran dalam menjaga kawasan hutan sagu, menyediakan bibit unggul, serta meningkatkan teknik budidaya dan panen yang berkelanjutan. Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dinas Koperasi dan UKM diharapkan memperkuat pengolahan pascapanen, peningkatan kualitas kemasan, legalitas usaha, hingga memperluas akses pemasaran," katanya.

Dia menambahkan sehingga pihaknya menilai keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi bagian penting dalam mendorong hilirisasi sagu. Berbagai produk olahan, seperti mi sagu dan pangan olahan lainnya, dinilai memiliki peluang untuk bersaing di pasar nasional bahkan internasional apabila didukung dengan kualitas produk dan pemasaran yang baik.

"Sagu adalah identitas sekaligus masa depan ketahanan pangan Papua. Karena itu, pemerintah akan terus mendampingi pelaku UMKM agar produk olahan sagu memiliki daya saing dan nilai ekonomi yang lebih tinggi," ujar dia.

Dia menjelaskan pihaknya sangat berkomitmen menyusun peta jalan pengembangan industri sagu sebagai acuan bagi seluruh pemangku kepentingan.

"Melalui sinergi lintas sektor tersebut, diharapkan industri sagu Papua semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah sekaligus memperkuat posisi pangan lokal di pasar domestik maupun global," katanya.

Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026