Wakil Bupati Paluta dorong IPNU-IPPNU perkuat kaderisasi generasi muda - ANTARA News Sumatera Utara
Padang Lawas Utara (ANTARA) - Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Basri Harahap mendorong Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) memperkuat kaderisasi generasi muda untuk mendukung pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Basri saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Padang Lawas Utara di Pondok Pesantren Islamiyah Padang Garugur, Minggu (20/9).
Konfercab tersebut mengusung tema “Estafet Kepemimpinan Pelajar NU, Meneguhkan Kaderisasi Melanjutkan Perjuangan Menuju Abad ke-2 NU.”
Basri mengatakan, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Padang Lawas Utara.
Ia berharap IPNU dan IPPNU dapat terus menjadi wadah pembinaan pelajar dan generasi muda sehingga melahirkan kader yang memiliki karakter, wawasan luas, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Generasi muda harus dipersiapkan menjadi kader yang mampu meneruskan estafet kepemimpinan dengan tetap memegang teguh nilai-nilai agama dan kebangsaan,” katanya.
Menurut dia, kaderisasi yang dilakukan secara berkelanjutan penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.
Konfercab juga menjadi momentum bagi IPNU dan IPPNU Paluta untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus melanjutkan estafet kepemimpinan di tingkat cabang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Paluta, perwakilan Kejaksaan Negeri Paluta, Ketua PC NU Paluta, Dewan Pembina IPNU-IPPNU, Pimpinan Pondok Pesantren Islamiyah Padang Garugur, perwakilan PW IPNU-IPPNU Sumatera Utara, Ketua KNPI Paluta, Ketua Muslimat NU, perwakilan PC PMII Paluta serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.