Wako Padang Panjang: Berinvestasilah Sesuai Aturan, Pemerintah Siap Berikan Kemudahan
Padang Panjang (ANTARA) - Wali Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Hendri Arnis mengajak pelaku usaha dan calon investor yang ingin menanamkan modal di daerah itu untuk menjalankan seluruh proses investasi sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Hendri mengatakan kepatuhan terhadap aturan menjadi fondasi penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, aman, transparan, dan berkelanjutan.
“Silakan berinvestasi di Padang Panjang. Pemerintah daerah tentu terbuka dan menyambut baik setiap investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah. Namun, seluruh prosesnya harus mengikuti aturan yang berlaku,” ujar Hendri usai pelantikan pengurus PWI Kota Padang Panjang di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Senin.
Ia menegaskan Pemkot Padang Panjang tidak akan mempersulit investasi selama seluruh persyaratan administrasi, perizinan, tata ruang, lingkungan, dan ketentuan lainnya telah dipenuhi.
“Prinsipnya sederhana, kalau sudah sesuai aturan, tentu akan kita fasilitasi. Pemerintah hadir untuk memberikan kemudahan dan kepastian, bukan untuk menghambat investasi,” katanya.
Menurut Hendri, investasi memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, terutama melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, penguatan usaha lokal, serta munculnya sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Namun, ia mengingatkan investasi tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi. Setiap kegiatan usaha juga harus memperhatikan kepentingan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta keberlanjutan pembangunan daerah.
Hendri mendorong calon investor berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait sejak tahap awal perencanaan. Langkah tersebut diperlukan agar rencana usaha sesuai dengan ketentuan tata ruang, perizinan, regulasi sektoral, dan persyaratan teknis lainnya.
“Komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan investor akan menciptakan proses investasi yang lebih tertib sekaligus menghindari persoalan di kemudian hari. Kita ingin semuanya jelas sejak awal,” ujarnya.
Ia secara khusus mengingatkan pelaku usaha agar tidak membangun tempat usaha terlebih dahulu kemudian mengurus perizinan setelah bangunan selesai.
“Jangan bangun dulu, urusan izin belakangan. Sebaiknya konsultasikan dan koordinasikan terlebih dahulu dengan perangkat daerah terkait. Pastikan lokasi dan rencana pembangunan memang diperbolehkan sebelum pekerjaan dimulai,” tegasnya.
Menurutnya, aturan bukanlah hambatan bagi dunia usaha, melainkan instrumen untuk memberikan kepastian hukum, menjaga ketertiban kota, melindungi kepentingan masyarakat, serta memastikan pembangunan berlangsung terencana dan berkelanjutan.
“Jangan melihat aturan sebagai hambatan. Aturan justru memberikan kepastian. Investor menjadi lebih aman, masyarakat terlindungi dan pemerintah dapat memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana,” katanya.
Hendri menambahkan setiap pembangunan tempat usaha harus memperhatikan kesesuaian tata ruang, perizinan, ketentuan bangunan, lingkungan, akses jalan, serta persyaratan teknis sesuai jenis dan lokasi usaha.
Ia berharap investasi yang masuk ke Padang Panjang memberikan manfaat bagi seluruh pihak, baik bagi pemilik modal, masyarakat maupun pemerintah daerah.
“Kita ingin investasi yang memberikan manfaat bagi semua. Pengusaha mendapatkan keuntungan, masyarakat mendapatkan lapangan pekerjaan dan peluang ekonomi, sementara pembangunan kota tetap tertib dan terjaga,” ungkapnya.
Pemkot Padang Panjang, lanjutnya, berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui pelayanan yang transparan, profesional, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Padang Panjang terbuka bagi investasi. Mari kita bangun daerah ini bersama-sama. Pemerintah memberikan ruang dan kemudahan, investor menjalankan usahanya sesuai aturan, dan masyarakat mendapatkan manfaatnya,” pungkas Hendri.
Ia menegaskan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Investasi yang sehat dan taat aturan diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan untuk memajukan Padang Panjang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.