peezycoineth.vip

Wali Kota Banjarbaru respons keluhan warga terdampak pemadaman listrik - ANTARA News Kalimantan Selatan

2026-07-27 15:44

Banjarbaru (ANTARA) - Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Erna Lisa Halaby merespons cepat keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Banjarbaru dengan meminta PT PLN (Persero) memberikan kepastian jadwal pemadaman dan mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan.

Lisa Halaby di Banjarbaru Senin, mengatakan pemerintah daerah memahami kendala teknis yang tengah dihadapi PLN akibat gangguan sistem interkoneksi kelistrikan di Kalselteng namun masyarakat tetap berhak memperoleh informasi yang jelas terkait jadwal pemadaman.

"Paling esensial saat ini kepastian informasi. Masyarakat butuh jadwal yang jelas agar bisa mengantisipasi dan mempersiapkan aktivitas harian mereka dengan baik," ujar Lisa usai berkomunikasi dengan Manager PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar.

Lisa menegaskan, jika pemadaman bergilir tidak dapat dihindari, maka durasi pemadaman harus dapat ditekan seminimal mungkin agar tidak semakin membebani masyarakat dan dunia usaha.

Menurut dia, pemadaman yang berlangsung hingga lima sampai enam jam dalam sehari pada rentang pukul 07.00 hingga 23.00 Wita telah berdampak terhadap berbagai sektor, mulai dari aktivitas rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik hingga operasional pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Kami terus mengawal perkembangan penanganan gangguan kelistrikan dan mendorong percepatan normalisasi pasokan listrik demi menjaga kenyamanan masyarakat serta kelancaran perekonomian daerah," ucapnya. 

Menanggapi aspirasi yang langsung disampaikan wali kota itu, Manager PLN UP3 Banjarmasin Yanuar mengapresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Banjarbaru terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat.

"Kami berterima kasih atas masukan dari Ibu Wali Kota. Aspirasi ini segera kami teruskan ke jajaran terkait guna mempercepat penanganan dan mengoptimalkan sistem kelistrikan yang tengah terganggu," ungkapnya.

Dijelaskan, pemadaman bergilir yang terjadi sejak Kamis (23/7) merupakan dampak gangguan pada sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sehingga terjadi pemadaman listrik pada dua provinsi bertetangga itu. 

Dikatakan, gangguan tersebut menjadi krisis kelistrikan kedua dalam kurun waktu kurang dari satu bulan setelah sebelumnya awal Juli 2026 pasokan listrik juga sempat terganggu akibat kerusakan PLTUG Bangkanai di Kabupaten Barito Utara.

Pewarta: Yose Rizal
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.