peezycoineth.vip

Wali Kota Lisa pacu pembangunan Jalan Lingkar Selatan 43 kilometer pengurai kemacetan - ANTARA News Kalimantan Selatan

2026-08-07 15:27

Banjarbaru (ANTARA) - Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Erna Lisa Halaby memacu pembangunan Jalan Lingkar Selatan sepanjang sekitar 43 kilometer yang diproyeksikan menjadi jalur alternatif mengurai kemacetan sekaligus membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru.

"Fokus kita saat ini menyelesaikan seluruh readiness criteria, mulai dari dokumen Detail Engineering Design, Feasibility Study, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan hingga Analisis Dampak Lalu Lintas," ujar Lisa di Kota Banjarbaru, Jumat.

Lisa menegaskan pembangunan Jalan Lingkar Selatan merupakan salah satu proyek strategis yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjarbaru sehingga tahapan persiapannya menjadi prioritas pemerintah daerah.

Trase jalan yang terletak di wilayah Selatan Kota Banjarbaru tersebut direncanakan menghubungkan Jalan Purnawirawan, Kelurahan Palam, menuju Jalan Guntung Manggis serta jalan tembus Liang Anggang-Bati-Bati.

Menurut Lisa, pembangunan jalan lingkar menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan berkembangnya kawasan permukiman serta aktivitas ekonomi di Banjarbaru.

"Harapan kami ke depan, jalan ini mampu mengurai kemacetan, mengalihkan kendaraan angkutan berat dari pusat kota, sekaligus membuka akses pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur dan selatan Banjarbaru," ucapnya.

Lisa mengatakan, salah satu dampak yang diharapkan dari pembangunan jalan adalah berkurangnya beban kendaraan pada ruas-ruas utama, khususnya kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru menjadi salah satu titik kepadatan lalu lintas.

Selain menjadi jalur alternatif, Jalan Lingkar Selatan juga diharapkan memperlancar distribusi barang dan jasa serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat dari dan menuju kawasan selatan dan timur Banjarbaru.

"Jalan yang dibangun dan terus kita pacu penyelesaiannya bukan hanya untuk memperlancar arus lalu lintas, tetapi menjadi bagian dari strategi membuka akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi baru," sebut wali kota perempuan itu. 

Dikatakan, Pemerintah Kota Banjarbaru juga memproyeksikan pembangunan jalan tersebut mampu mendorong munculnya pusat-pusat ekonomi baru, meningkatkan nilai kawasan, sekaligus membuka peluang investasi.

"Pemerataan pembangunan menjadi salah satu manfaat penting yang diharapkan dari proyek itu karena konektivitas yang semakin baik akan memperluas akses masyarakat di wilayah pinggiran terhadap pusat pelayanan dan aktivitas ekonomi," tuturnya. 

Lisa memastikan pemerintah daerah terus mendorong penyelesaian berbagai persyaratan teknis dan administratif sebagai bagian dari tahapan menuju pembangunan fisik Jalan Lingkar Selatan.

"Kami ingin pembangunan jalan itu benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan mendukung Banjarbaru menjadi kota yang semakin terkoneksi, maju dan memiliki daya saing," katanya.

Pewarta: Yose Rizal
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.