peezycoineth.vip

Wali Kota Lisa safari PAUD, edukasi bahaya asap hingga cegah stunting - ANTARA News Kalimantan Selatan

2026-09-21 15:41

Banjarbaru (ANTARA) - Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Erna Lisa Halaby menegaskan pentingnya penguatan karakter, kesehatan, pemenuhan gizi, serta perlindungan anak melalui penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) secara terpadu.

Hal tersebut disampaikan Lisa yang sekaligus Bunda PAUD Banjarbaru, saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah satuan PAUD di Kecamatan Liang Anggang dan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Senin. 

"Setiap satuan pendidikan harus menjadi rumah kedua bagi anak, tempat mereka merasa terlindungi, dihargai dan merasa bahagia dalam mengekspresikan diri," ujar wali kota perempuan pertama di Banjarbaru itu. 

Menurut Lisa, hal yang penting untuk dilakukan orang tua maupun tenaga pendidik di setiap PAUD adalah upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, serta sehat sehingga mampu melindungi anak dari berbagai ancaman.


Baca juga: Wali Kota Lisa Halaby kawal tumbuh kembang anak melalui pendidikan dan gizi
 

Mengawali kunjungan di TK Negeri Pembina Kecamatan Liang Anggang, Lisa membuka sosialisasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) menanamkan pola hidup sehat dan karakter positif sejak usia dini.

Lisa juga membacakan cerita interaktif mengenai bahaya asap kebakaran hutan dan lahan serta pentingnya menggunakan masker ketika setiap orang termasuk juga anak-anak beraktivitas di luar ruangan.

Edukasi itu dilanjutkan dengan pembagian masker kepada para siswa sebagai upaya lebih meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya menjaga kesehatan di tengah potensi paparan asap akibat karhutla. 

Selanjutnya, Lisa mengunjungi Kelompok Belajar (KB) Shabwa Amanah di Kelurahan Landasan Ulin Utara untuk meninjau penerapan program PAUD Holistik Integratif (PAUD HI).


Baca juga: Wali Kota Banjarbaru dorong peningkatan mutu pendidikan anak usia dini
 

Menurut Lisa, pemenuhan kebutuhan anak tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga mencakup kesehatan, gizi dan perlindungan yang harus dilakukan secara terpadu.

Pada kesempatan itu, Lisa mengajak anak-anak mempraktikkan cara menggosok gigi yang benar sekaligus mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Safari berlanjut ke Taman Penitipan Anak (TPA) Pelita Insani di Kelurahan Landasan Ulin Timur dan Lisa ikut memberikan vitamin A dan obat cacing sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mendukung pencegahan stunting sejak dini.

Rangkaian kunjungan ditutup di TK Negeri Pembina Kecamatan Landasan Ulin. Lisa menegaskan komitmen Pemkot bersama tenaga pendidik dan orang tua mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang terbebas dari kekerasan dan perundungan.

Lisa mengimbau guru dan orang tua terus memberikan pengawasan serta bimbingan dalam keseharian anak sehingga tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan mereka.

"Pengawasan dan bimbingan harus hadir bersama, baik dari guru maupun orang tua. Anak-anak harus selalu mendapatkan ruang yang aman untuk belajar, tumbuh dan berkembang," katanya.

Lisa mengatakan sinergi pemerintah, satuan pendidikan dan keluarga menjadi bagian penting membentuk generasi emas Banjarbaru yang sehat, berkarakter dan terlindungi sehingga akan terus memperkuat layanan PAUD yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan anak secara menyeluruh.

Pewarta: Yose Rizal
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.