Wamenkes: Program Homecare Jember layak jadi percontohan nasional - ANTARA News Jawa Timur
Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan program Homecare di Kabupaten Jember layak menjadi percontohan nasional karena dinilai daerah pertama yang menerapkan hal tersebut.
"Saya memberikan apresiasi tinggi terhadap program Homecare yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Jember," katanya saat mendampingi Bupati Jember meluncurkan program Homecare di Puskesmas Sumberbaru, Jumat.
Menurut dia, program layanan kesehatan jemput bola itu dinilai sebagai terobosan berani yang berpotensi menjadi percontohan bagi kabupaten dan kota lain di Indonesia.
Kabupaten Jember sangat luas, mencapai enam kali lipat luas DKI Jakarta, menjadi tantangan tersendiri bagi akses kesehatan masyarakat.
"Kami sangat kagum program Homecare karena merupakan terobosan baru. Di Indonesia, layanan kesehatan dianggap bagus jika lokasinya dekat," katanya.
Ia mengatakan Kabupaten Jember wilayahnya sangat luas dan banyak masyarakat tidak punya ongkos ke fasilitas kesehatan meski sudah terlindungi penjaminan melalui UHC, sehingga Bupati membuat terobosan Homecare untuk menjemput warga yang tidak mampu dan mendatangi yang sakit.
Wamenkes menegaskan bahwa program Homecare di Jember saat ini menjadi yang pertama dan satu-satunya inovasi pelayanan kesehatan dengan skema operasional komprehensif di Indonesia, bahkan hingga memanfaatkan armada kendaraan dinas kecamatan untuk mengantar dan menjemput pasien.
Sebagai bentuk dukungan penuh, Wamenkes berencana mengundang Bupati Jember beserta jajaran Dinas Kesehatan ke Jakarta dalam 2–3 bulan mendatang. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mereview pelaksanaan teknis, kebutuhan pendukung, hingga formula anggaran agar model layanan ini bisa diterapkan secara nasional (piloting).
Beberapa poin utama yang disorot Wamenkes terkait pelaksanaan Homecare di Jember antara lain seluruh operasional Homecare, seperti biaya bahan bakar armada jemputan, saat ini ditopang penuh oleh APBD Kabupaten Jember.
"Kemenkes berkomitmen membantu penyediaan pasokan obat-obatan serta perlengkapan medis pendukung untuk petugas Homecare di lapangan," ujarnya.
Ia mengatakan model pelayanan itu dinilai sangat ideal untuk wilayah-wilayah luas yang memiliki akses transportasi terbatas dan biaya perjalanan medis yang tinggi bagi warga kurang mampu.
Sementara Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan inisiatif program Homecare dihadirkan guna memastikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga pra-sejahtera, mendapatkan layanan medis dasar secara gratis tanpa terkendala jarak dan biaya.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.