Wamenko: Penanganan karhutla harus sejalan perlindungan kesehatan
ISPU di Banjarbaru di angka 100 mikrogram per meter kubik. Jadi dari standar WHO ini tidak sehat
Banjarbaru (ANTARA) - Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus berjalan beriringan dengan perlindungan kesehatan masyarakat, terutama warga yang terdampak asap karhutla.
“Kualitas udara menjadi perhatian dalam penanganan karhutla karena berdasarkan informasi, indeks standar pencemar udara (ISPU) telah berada di sekitar 100 mikrogram per meter kubik sehingga kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan,” kata dia seusai memadamkan titik karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu.
Karena kondisi tersebut, Hanif mengimbau masyarakat di wilayah terdampak asap agar meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla.
Baca juga: Wamenko: Kalsel bentuk tim khusus atasi karhutla lokasi prioritas
“ISPU di Banjarbaru di angka 100 mikrogram per meter kubik. Jadi dari standar WHO ini tidak sehat,” ujarnya.
Selain mengimbau penggunaan masker, pemerintah daerah setempat, kata dia, juga menyiapkan layanan kesehatan di sejumlah posko lapangan bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi asap, terutama warga dengan gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Ia meminta masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan segera memanfaatkan posko kesehatan yang tersedia untuk mendapatkan penanganan dari petugas Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.
Baca juga: Wamenko Pangan tinjau karhutla Kalteng tegaskan kehadiran pemerintah
Oleh karena itu, dia menekankan agar pemadaman karhutla harus dilakukan bersamaan dengan perlindungan kesehatan masyarakat, sehingga penghentian sumber asap berjalan beriringan dengan pencegahan dampak paparan asap terhadap warga di wilayah terdampak.
Ia berharap masyarakat mematuhi imbauan pemerintah selama kondisi asap masih terjadi serta segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan.
“Yang penting masyarakat menggunakan masker ketika berada di luar dan segera memanfaatkan posko kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan,” ujar Wamenko Hanif.
Baca juga: Wamenko minta Kalsel masif kerahkan sumber daya kendalikan karhutla
Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.