peezycoineth.vip

Wawali Balikpapan jelaskan hal layanan publik, dari air bersih hingga BBM - ANTARA News Kalimantan Timur

2026-07-14 09:17
Pipa-pipa distribusi sudah berusia tua

Balikpapan (ANTARA) - Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menjelaskan mengenai gangguan distribusi air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) kepada warga Kota Minyak sebagai pelanggannya.

“Pipa-pipa distribusi sudah berusia tua,” katanya dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan Ke-9 Masa Sidang III Tahun Sidang 2025/2026, Senin (13/7). Penyampaian tersebut merupakan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD berkenan Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Pipa-pipa distribusi PTMB mulai ditanam antara 1970-an hingga 2000an, atau dalam rentang pakai 50-25 tahun. Pipa-pipa tersebut, yang kebanyakan adalah pipa PVC atau galvanis, mulai menipis dan berkurang kekuatannya menghadapi tekanan.

Menurut Wakil Wali Kota, PTMB sudah merencanakan untuk melakukan peremajaan secara bertahap.

“Sebab Pemkot juga menargetkan pemasangan 12 ribu sambungan baru tahun ini,” kata Bagus.

Selain air bersih, penanganan banjir juga menjadi fokus utama pemerintah.Dia memaparkan bahwa upaya pengurangan risiko banjir dilakukan melalui normalisasi sungai, pembangunan dan peningkatan kapasitas drainase, pembangunan kolam retensi, serta percepatan pembebasan lahan untuk pembangunan saluran primer di sejumlah titik.

Di sektor pendidikan, Bagus memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan transparan, objektif, dan adil. Pemerintah juga terus mengoptimalkan daya tampung sekolah agar proses penerimaan peserta didik dapat berlangsung tertib dan sesuai ketentuan.

Mengenai layanan publik lainnya, disampaikan bahwa pemerintah memperkuat koordinasi dengan PLN, Pertamina, dan BPH Migas untuk menjaga kelancaran pasokan listrik dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Balikpapan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Dia juga menegaskan berkenaan hal listrik dan BBM tersebut karena dalam beberapa waktu terakhir Balikpapan mengalami sejumlah pemadaman listrik hingga berjam-jam. Sebagian warga juga sempat mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk kendaraan atau pun untuk memasak.

Pada kesempatan itu juga, untuk menanggapi masukan Fraksi PDI Perjuangan, Bagus menyatakan pemerintah terbuka apabila DPRD membentuk panitia kerja (panja) maupun panitia khusus (pansus) untuk mendalami hasil pemeriksaan BPK serta evaluasi pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu. Pemerintah juga berkomitmen mengalokasikan sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) melalui APBD Perubahan untuk mendukung program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Seluruh saran dan rekomendasi dari fraksi-fraksi DPRD menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam meningkatkan efektivitas pembangunan daerah dan kualitas pelayanan publik,” kata Bagus.

Rapat paripurna yang berlangsung hingga pukul 11.00 Wita tersebut berjalan tertib dan menjadi tahapan lanjutan dalam pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025. (Adv Diskominfo Balikpapan)

Pewarta: Novi Abdi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.