Zulhas: Pendidikan berkualitas tidak boleh jadi kemewahan
Pendidikan berkualitas tidak boleh menjadi kemewahan. Tidak boleh hanya menjadi milik mereka yang lahir di kota-kota besar atau keluarga yang mampu saja
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menegaskan pendidikan berkualitas tidak boleh menjadi kemewahan yang hanya bisa diakses masyarakat di kota besar atau keluarga yang mampu.
"Pendidikan berkualitas tidak boleh menjadi kemewahan. Tidak boleh hanya menjadi milik mereka yang lahir di kota-kota besar atau keluarga yang mampu saja," kata Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan pada Peluncuran Gerakan PANSar Murah Nasional sekaligus Malam Puncak HUT ke-28 PAN di Jakarta, Jumat (18/9).
Zulkifli mengatakan akses terhadap pendidikan berkualitas penting untuk menyiapkan generasi muda yang akan menjadi pemimpin Indonesia ketika negara memasuki usia 100 tahun pada 2045.
Ia menegaskan tidak boleh ada diskriminasi dalam pendidikan karena pendidikan merupakan hak setiap warga negara dan bagian dari amanat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Tidak boleh ada diskriminasi dalam pendidikan. Pendidikan adalah hak untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa," ujarnya.
Baca juga: Di HUT ke-28, Prabowo sebut PAN kawan seperjuangan setia
Zulkifli juga mengingatkan generasi Z agar mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin masa depan Indonesia.
Menurut dia, pendidikan harus mampu membangun generasi muda yang unggul, cerdas, inovatif, kreatif, dan mandiri.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli menyoroti tingginya biaya pendidikan melalui jalur mandiri di perguruan tinggi negeri (PTN).
"Banyak anak-anak muda sekarang yang mendaftar di universitas negeri. Bayarannya mahal, Pak. Jalur mandiri bayarannya mahal," ujarnya.
Baca juga: Prabowo ingin sekolah hingga universitas negeri gratis
Ia meminta aspirasi mengenai mahalnya biaya pendidikan melalui jalur mandiri menjadi perhatian pemerintah dan dapat dikaji kembali.
"Tolong, Pak, mereka menyampaikan aspirasi bayaran mahal itu kalau bisa kita bisa koreksi. Karena harapan anak-anak muda kita tentu di kampus-kampus negeri, Pak," katanya.
Zulkifli juga menyampaikan dukungan terhadap program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Transformasi sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan.
"Untuk itulah kita dukung Sekolah Rakyat Sekolah Garuda Transformasi. Kami ingin anak muda Indonesia tidak hanya menjadi penonton perubahan dunia, mereka harus menjadi pelakunya. Muda, berdaya, dan mengubah Indonesia," tuturnya.
Baca juga: Prabowo tekankan kesetiaan dan klasifikasi kawan di HUT PAN
Baca juga: Prabowo: Sumpah saya melihat Indonesia sejahtera
Baca juga: Prabowo kaitkan kesejahteraan hakim dengan pemberantasan korupsi
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.